Jumat, 15 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
270

Saksi Ahli Dari Sekolah Al-Azhar, Dinilai Untungkan Guru Rina

Jakarta, Buruh-Online.com – Keterangan Jowinter Simamora, mantan Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan di Suku Dinas Tenaga Kerja Kota Jakarta Pusat, yang disampaikan dalam persidangan yang digelar Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2019), dinilai menguntungkan Rina Istiati yang merupakan guru pembimbing konseling di Sekolah Al-Azhar.

Menurut Hudi Yusuf, salah seorang kuasa hukum Rina, Jowinter menjelaskan pekerja/buruh yang berstatus hubungan kerjanya sebagai karyawan tetap, haruslah tetap diberikan uang pesangon. “Keterangan saksi secara garis besar hanya menerangkan bahwa karyawan tetap itu tidak ada alasan untuk tidak mendapat pesangon,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Hudi, pihak Yayasan Halim Tirtamadja yang merupakan badan hukum dari Lembaga Pendidikan Al-Azhar, tetap menyangkal kebolehan bagi pengusaha untuk tidak memberikan uang pesangon dengan adanya pengaturan perbuatan khusus dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003.

“Tapi tadi telah dibantah kok oleh Saksi Ahli, bahwa tidak ada alasan apapun. Kalau sudah karyawan tetap, tetap mendapatkan hak-hak tanpa alasan apapun,” tegas Hudi. Dalam sidang sebelumnya, Hudi mengaku telah menyampaikan bukti-bukti surat, diantaranya surat keterangan pengangkatan Rina dan pemberhentiannya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Rina yang baru bekerja selama dua tahun itu, diberhentikan secara sepihak sejak Oktober 2018 tanpa putusan pengadilan. Dalam surat gugatan yang diregister dengan Perkara Nomor 112/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, Rina menuntut selisih pembayaran kekurangan upahnya, yang besarannya sudah dituangkan di dalam perjanjian kerja yang telah disepakati bersama dengan Pihak Yayasan.

Pemberhentian Rina bermula dari adanya kesalahpahaman yang dialami orangtua siswa. Rina yang kala itu hendak menegakkan aturan disiplin, dinilai telah melakukan tindakan yang seharusnya tidak dilakukan. Ia menganggap dirinya memiliki kewenangan untuk menilai sikap siswa dan penegakkan disiplin.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of