Rabu, 24 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
33

Sebelum Ditagih di Akhirat, Janji Bayar Kekurangan Gaji Ditagih di Pengadilan

Jakarta, Buruh-Online.com – (Dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya. SQ. Al-Isra’: 34). Kesal lantaran dijanjikan akan dibayar kekurangan gajinya sejak Nopember 2016 hingga Maret 2017 yang dibayar hanya 60 persen, akhirnya Roland Basaruli Mamora dan kawan-kawan (12 orang) menagih janji tersebut ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam gugatannya, Roland meminta agar Majelis Hakim menjatuhkan putusan yang menyatakan putus hubungan kerja mereka dengan PT. Sinergi Milenium Sekuritas, dengan disertai pembayaran uang pesangon sebagai kompensasi pemutusan hubungan kerja. “Di tiga bulan pertama, mereka itu hanya dikasih gaji enam puluh persen, tapi manajemen selalu berjanji bahwa kekurangan itu akan dipenuhi nanti di bulan keempatnya,” ujar Janter Manurung, Kamis (4/7/2019).

Lebih lanjut diceritakan Janter, “Ternyata dibulan keempat seperti yang dijanjikan, malah tidak ada. Yang terjadi sebaliknya, mereka malah tidak digaji sama sekali sejak April hingga diajukannya persoalan ini ke PHI.” Atas gugatan tersebut, Janter mengatakan sudah pernah ada putusan PHI Jakarta Pusat. Namun, menurutnya selama pemeriksaan persidangan di Pengadilan, Perusahaan tidak pernah hadir sehingga diputus verstek.

Dalam putusan yang dibacakan pada 24 Januari 2019 itu, PT. Sinergi dihukum untuk membayar uang kompensasi pesangon yang seluruhnya berjumlah Rp1,2 miliar. “Setelah diputus verstek, kemudian putusan itu mereka ajukan gugatan perlawanan,” tegas Janter. Pada persidangan yang dipimpin oleh Hakim Yuzaida itu, kini sudah memasuki tahap pembuktian surat dan saksi. Janter berharap, Pengadilan menolak gugatan perlawanan yang diajukan Perusahaan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of