Senin, 26 Agustus 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
179

Setelah Bekerja 22 Tahun, Diberhentikan Sepihak Tanpa Pengampunan

Jakarta, Buruh-Online.com – Sedih, mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan raut wajah Mudarsah, seorang Pekerja yang telah bekerja selama 22 tahun di PT. Hartono Raya Motor. Dirinya yang tak lagi muda itu, tidak pernah menyangka sebelumnya, jika Perusahaan akan langsung memberhentikannya secara sepihak tanpa pengampunan, setelah mengetahui adanya kerusakan mobil yang dikendarainya karena kecelakaan.

“Pada saat itu sedang mengantar mobil dari Pabrik ke Showroom, akan tetapi ada musibah kecelakaan tunggal. Karena itu terjadilah kerusakan mobil,” tutur Donal Silaen selaku kuasa hukum Mudarsah usai menghadiri persidangan perdana di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang beragendakan pembacaan surat gugatan, Rabu (17/7/2019).

Mudarsah yang diberhentikan sejak tanggal 1 Februari 2019 itu, telah berupaya untuk menyelesaikan perselisihan pemutusan hubungan kerja tersebut melalui musyawarah dan Dinas Tenaga Kerja. Namun karena tidak tercapai perdamaian, akhirnya Disnaker menerbitkan anjuran, yang menyarankan agar Perusahaan memberikan Mudarsah sejumlah uang kompensasi pemutusan hubungan kerja.

Dikatakan Donal, jika mobil milik Perusahaan itu sengaja dirusak oleh Mudarsah, baik dipukul atau dipecahkan kacanya, mungkin pihaknya dapat memahami alasan PT. Hartono Raya Motor memutuskan hubungan kerjanya tanpa pemberian uang pesangon. “Tetapi ini musibah, saya rasa, tak seorang-pun mau mendapatkan musibah,” tegas Donal.

Dalam surat gugatannya yang diregister dengan Perkara Nomor 214/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, Mudarsah menuntut Perusahaan untuk memberikannya uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan ganti kerugian sebesar Rp118,5 juta. Ia juga memohon kepada Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim M. Djoenanidie tersebut, untuk menghukum PT. Hartono Raya Motor membayar upah selama tidak mempekerjakan dirinya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of