Rabu, 20 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
196

Tuntut Iuran Jaminan Sosial, Perusahaan Ini Gugat Balik Pekerjanya

Jakarta, Buruh-Online.com – Dianggap telah ada kesepakatan sepanjang besaran hak yang diterima oleh Novan Irwansyah, Kamis (4/7/2019) PT. Bina Mitra Indosejahtera mengajukan gugatan balik (rekonpensi) terhadap Novan. “Perusahaan merasa telah ada kesepakatan antara saya dan Tergugat,” ujar Novan usai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang beragendakan penyerahan replik tersebut.

Terhadap gugatan balik yang diajukan oleh Perusahaan, Novan mengaku sudah mempersiapkan beberapa bukti surat yang akan ai ajukan pada persidangan pekan depan. “Saya akan mengajukan bukti yang berkaitan dengan besaran upah, hasil percakapan saya dengan pihak HRD,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, bahwa PT. Bina Mitra mendalilkan pihaknya sebagai perusahaan yang terdiri dari beberapa unit usaha (holding company). “Saya dianggap tidak melakukan pekerjaan di luar selain Perusahaan Bina Mitra itu sendiri, yang merupakan holding company,” lanjutnya.

Pada persidangan 20 Juni lalu, Novan yang mengaku sebagai asisten manager menuntut PT. Bina Mitra membayar uang kompensasi pemutusan hubungan kerja, kekurangan iuran jaminan sosial, dan upah selama tidak mempekerjakan dirinya yang seluruhnya berjumlah Rp100 juta lebih.

Dirinya juga meminta Pengadilan, untuk menghukum Perusahaan membayar kepadanya kekurangan besaran iuran jaminan hari tua yang merupakan salah satu Program BPJS Ketenagakerjaan, sejak ia bekerja pada bulan Oktober 2017 sampai dengan Maret 2018. Perusahaan baru mendaftarkan Novan sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan pada bulan April 2018, lalu ia diberhentikan secara sepihak pada 3 September 2018.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of