Rabu, 24 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
22

Tuntut Upah Sektoral, Pabrik Hydro Coco Digugat

Bandung, Buruh-Online.com – Sebanyak 23 orang Pekerja PT. Hale International telah mendaftarkan gugatan perselisihan hak ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, sejak 13 Mei 2019 lalu. Yang kini tengah beragendakan pembacaan replik sebagai tanggapan dari Novialdi Syarif dan kawan-kawan, atas jawaban gugatan yang disampaikan oleh PT. Hale.

Novialdi melalui kuasa hukumnya, Sukarya berkeyakinan bahwa produsen minuman jus seperti hydro coco dan minuman jus dalam kemasan itu, adalah Perusahaan yang harus membayar upah sektoral kepada buruhnya. Besaran upah minimum sektoral yang diminta oleh Novialdi adalah sebesar Rp4.052 ribu di tahun 2018, sedangkan upah minimum yang berlaku di Kabupaten Bogor yakni Rp3.483 ribu.

“Kita menuntut PT. Hale International membayar upah minimum sektoral sesuai dengan besaran yang ditetapkan dalam Peraturan Gubernur,” ujar Sukarya, Rabu (3/7/2019). Menurutnya, gugatan yang diajukan bukan hanya menuntut penetapan pembayaran upah minimum sektoral, tetapi juga mengenai pembayaran tunjangan hari raya keagamaan tahun 2017 dan 2018, yang besarannya tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Dalam petitum surat gugatan yang diregister dengan Nomor 133/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Bdg itu, Novialdi dan kawan-kawan meminta kepada Majelis Hakim PHI Bandung, menjatuhkan putusan yang selain memerintahkan PT. Hale membayar selisih kekurangan pembayaran upah sektoral,  juga diantaranya menghukum Perusahaan untuk membayar kepada 23 Pekerja sebagai Penggugat membayar kekurangan Tunjangan Hari Raya Keagamaan tahun 2017 dan tahun 2018.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of