Jumat, 20 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
37

Tutup Sepihak, Buruh PT. Matahari Minta Pengadilan Jatuhkan Putusan Serta Merta

Bandung, Buruh-Online.com – Penutupan PT. Matahari Sentosa Jaya sejak 21 November 2018, yang disampaikan melalui surat pernyataan yang ditandatangani oleh Direktur Utama, Sung Chung Yao telah mengakibatkan 1.510 orang buruhnya tak ada pilihan lain selain mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung.

Sebelum ke Pengadilan, Ikin Kusmawan dan kawan-kawan telah berupaya untuk membicarakan penyelesaian hak-hak buruh akibat penutupan Perusahaan di Dinas Tenaga Kerja. “Upaya mediasi, akhirnya di fasilitasi Kota Cimahi dan tidak ada titik temu,” ujar Pepet Syaiful Karim, Rabu (3/7/2019) seusai menghadiri persidangan yang digelar dengan agenda pembuktian tersebut.

Dikatakan Syaiful, pihaknya telah menyampaikan bukti surat yang berkaitan dengan penutupan Perusahaan. Selain itu, ia juga menyerahkan bukti anjuran yang menyarankan agar PT. Matahari membayarkan uang pesangon sebesar satu kali ketentuan undang-undang. Lebih lanjut dikatakannya, Syaiful dalam persidangan pekan depan akan menghadirkan beberapa saksi untuk menguatkan dalil gugatannya, yang menuntut Perusahaan membayar uang kompensasi pesangon sebesar Rp79,7 miliar.

Namun begitu, Syaiful berharap adanya titik temu dari upaya-upaya penyelesaian diluar pengadilan. Dan jika tidak berhasil, ia dalam surat gugatannya yang diregister dengan Nomor 120/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Bdg itu, meminta kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan putusan serta merta yang dapat dijalankan terlebih dahulu, walau Perusahaan melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung.

Tuntutan tersebut, setidaknya beralasan apabila dikaitkan dengan maksud PT. Matahari Sentosa Jaya yang secara sepihak menyatakan dirinya tutup beroperasi. Akibatnya seribuan buruh kehilangan pekerjaan dan penghasilan terhitung November 2018 atau sejak Sembilan bulan yang lalu.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of