Senin, 23 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
92

Bantah Sifat Pekerjaan Sementara, Pekerja Ajukan Bukti Nota Pemeriksaan

Jakarta, BuruhOnline.com – Ebiet Pardede selaku kuasa hukum Rosmani Mendrofa dan kawan-kawan (4 orang), mengaku akan mengajukan bukti nota pemeriksaan dari Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang menyatakan sifat pekerjaan yang ada di PT. Hansae Indonesia Utama, tidaklah dapat diperjanjikan dengan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak).

Bukti tersebut ia ajukan, karena Perusahaan mendalilkan pekerjaan yang selama ini diadakan di PT. Hansae Indonesia Utama adalah pekerjaan yang bersifat sementara. Ebiet telah menduga jawaban Perusahaan tersebut, sehingga ia meminta Disnaker melakukan pemeriksaan dan menerbitkan nota pemeriksaan.

“Yang kami pernah laporkan ke Suku Dinas (Tenaga Kerja) itu, makanya keluar nota pemeriksaan yang akan saya buktikan,” ujar Ebiet usai menghadiri persidangan yang digelar di ruang sidang Oemar Seno Adji Gedung PHI Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).

Seperti telah diberitakan sebelumnya, PT. Hansae pernah juga digugat oleh Suci Ceriah. Suci yang mengaku sudah bekerja selama tiga tahun itu, meminta agar Majelis Hakim menyatakan hubungan kerjanya dengan PT. Hansae tidak terputus, dan mewajibkan Perusahaan untuk mempekerjakan kembali dirinya pada jabatan atau posisi semula sebagai operator mesin jahit.

Tak berbeda dengan Suci, Rosmani Mendrofa dan kawan-kawan (4 orang) juga menuntut agar Perusahaan membayar upah selama tidak dipekerjakan sejak bulan September 2018 sampai dengan Januari 2019. Rosmani juga menuntut, agar Perusahaan dihukum membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp3juta perhari, apabila dikemudian hari tidak bersedia menjalankan putusan pengadilan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of