Senin, 26 Agustus 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
155

Kontrak Dianggap Batal, Tiga Pekerja Mekar Sari Minta Sita Mobil Xenia

Bandung, Buruh-Online.com – Mardiana dan kawan-kawan (3 orang) meminta Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, untuk menyatakan satu unit mobil Daihatsu Xenia sebagai jaminan pembayaran uang pesangon di kemudian hari, apabila gugatannya terhadap CV. Mekar Sari Garment dikabulkan.

Sebab, menurut kuasa hukum Mardiana, Syamsudin menegaskan hubungan kerja ketiganya dengan CV. Mekar Sari adalah hubungan kerja waktu tidak tertentu. Lantaran perjanjian kerja kontrak (waktu tertentu) yang dibuat oleh Perusahaan, tidak memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

“Ketiganya bermasa kerja 5-7 tahun, karena kontraknya tidak sesuai undang-undang, maka yang kontraknya diatas tiga tahun, kontraknya batal karena hukum,” ujar Syamsudin, Senin (5/8/2019) usai menghadiri persidangan yang digelar oleh Hakim Yuswardi dengan agenda pemeriksaan kelengkapan identitas.

Menurut Syamsudin, Mardiana dan kawan-kawan diputus hubungan kerjanya sejak bulan Desember 2018, dengan alasan perjanjian kerja kontraknya telah berakhir. Ia mengaku telah berusaha merundingkan penyelesaian perselisihan dengan CV. Mekar Sari Garment. Namun Perusahaan bersikeras, kontrak kerja yang mereka buat dengan Mardiana dan kawan-kawan telah sesuai dengan perundang-undangan.

Padahal, lanjut Syamsudin, penandatanganan kontrak hanya dilakukan satu kali. “Tanda tangan kontrak hanya sekali, terus sampai empat tahun, lima tahun,” ujarnya. Atas fakta hukum tersebutlah, Mardiana dan kawan-kawan menuntut pembayaran uang pesangon sebagai akibat dari pengakhiran hubungan kerja yang seluruhnya sebesar Rp122 juta.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of