Rabu, 23 Oktober 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
264

Lagi, Perusahaan Mengaku Pailit Tanpa Putusan Pailit

Jakarta, Buruh-Online.com – Robby Vicky Laurens dan Mohammad Reza Syarif melalui kuasa hukumnya, Andi Hartoni menyampaikan keberatannya atas pemutusan hubungan kerja secara sepihak yang dilakukan oleh PT. Alphacon Valfindo. Sebab, Andi mengatakan, alasan sedang mengalami kepailitan tanpa menunjukkan adanya putusan pailit.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Perusahaan mendalilkan dirinya sedang mengalami kesulitan kondisi keuangan. Namun alasan tersebut, menurut Andi, tidak dapat dijadikan alasan pemutusan hubungan kerja tanpa putusan pengadilan. Ia mengaku, telah berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut melalui mediasi di Dinas Tenaga Kerja, namun tidak mencapai kesepakatan.

“Dengan alasan, Perusahaan mengalami kepailitan tapi tanpa menunjukan surat-surat putusan pailit,” ujar Andi, Rabu (7/8/2019) seusai menghadiri persidangan yang digelar Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di ruang sidang Kusuma Atmadja 4, Gedung PHI, Bungur, Jakarta Pusat.

Dalam surat gugatannya, Robby dan Reza menuntut uang kompensasi pemutusan hubungan kerja, berupa uang pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak. Selain itu, keduanya juga meminta pembayaran upah selama tidak dipekerjakan sejak bulan Oktober 2018, serta iuran jaminan sosial ketenagakerjaan sejak Juli 2017 sampai September 2018.

Persidangan yang dipimpin oleh Hakim M. Djoenanidie tersebut, akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda penyerahan kesimpulan dari para pihak. Sebelumnya, perkara serupa dialami oleh Riyan Imawansyah yang menduga alasan PT. Matahari Sentosa Jaya dan PT. Zonghan dalam memutuskan hubungan kerja Memed dan kawan-kawan (45 orang), mengada-ada. Pasalnya, jika keduanya mengalami pailit, belum ada putusan pailit dari Pengadilan Niaga. Demikian juga dikatakan force majeur, keadaannya tidak dapat membuktikan Perusahaan sedang mengalami kesulitan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of