Selasa, 19 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
265

Perusahaan Pengembang Meikarta Kembali Digugat Miliaran Rupiah

Bandung, Buruh-Online.com – Untuk kesekian kalinya, PT. Mahkota Sentosa Utama yang merupakan Perusahaan pengembang properti Meikarta, digugat ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Kali ini, PT. Mahkota digugat oleh Andi Yosua yang telah bekerja sejak Nopember 2017, dan diberhentikan secara sepihak pada Desember 2018.

Atas pemberhentian secara sepihak tersebut, PT. Mahkota Sentosa Utama dituntut untuk membayar ganti rugi sebesar Rp1,5 miliar lebih. Andi menilai dirinya berhak atas ganti rugi yang besarannya sesuai dengan sisa upah dari akibat adanya pemutusan hubungan kerja secara sebelum masa kontrak dalam perjanjian kerja yang telah dibuat, berakhir.

Parlindungan Tinambunan selaku kuasa hukum Andi Yosua, Rabu (14/8/2019) usai menghadiri persidangan yang beragendakan kesimpulan tersebut, mengatakan gugatan yang ia daftarkan adalah menuntut Perusahaan agak membayar seluruh hak Pekerja dari keputusan PHK sepihak hingga tiba waktu berakhirnya perjanjian kerja kontrak yang telah ditandatangani. Ia juga menyangkal, dalih Perusahaan yang menyatakan telah mengakhiri kontrak kerja Andi yang sebagai HR Direktur sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.

Menurutnya, Perusahaan juga mendalilkan pihaknya tengah mengalami masalah keuangan. Tetapi menurut Parlindungan, alasan tersebut tidak pernah dapat dibuktikan oleh Pihak Perusahaan. “Di dalam pembuktian, tidak ada menyebutkan dan menunjukan krisis keuangan,” jelasnya.

Dalam surat gugatan yang diregister PHI Bandung dalam Perkara Nomor 127/Pdt.sus-PHI/2019/PN.Bdg, Andi meminta agar Pengadilan menyatakan PT. Mahkota Sentosa Utama telah melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan, dan membatalkan perjanjian kerja kontrak yang tidak sesuai dengan kaidah hukum perundang-undangan tersebut.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of