Senin, 26 Agustus 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
317

Sembilan Tahun Bekerja di Lorena, Diberhentikan Karena Tak Lulus Masa Percobaan

Jakarta, Buruh-Online.com – Elias Lolonlun mengaku diputuskan hubungan kerjanya sejak 9 Oktober 2018 oleh PT. Eka Sari Lorena, karena dinilai tidak lulus masa percobaan. Alasan pemberhentian dirinya tersebut, membuat Elias tidak dapat menerimanya. Pasalnya ia merasa telah bekerja sebagai Sales Counter sejak tahun 2009.

Upaya penyelesaian terhadap perkara pemutusan hubungan kerjanya itu, telah dilakukannya melalui perundingan bipartit hingga dimediasikan oleh Dinas Tenaga Kerja, namun tidak menghasilkan kesepakatan. “Langkah-langkah yang saya tempuh dari bipartit sampai Disnaker tidak ditanggapi serius oleh Perusahaan,” ujar Elias.

Disnaker dalam anjurannya, telah menyarankan kepada PT. Eka Sari Lorena untuk membayar hak-hak Elias berupa uang pesangon sebagai kompensasi pemutusan hubungan kerja, dan hak lainnya yang harus diterima Elias. Karena anjuran Disnaker tidak dijalankan oleh Perusahaan, akhirnya Elias mengajukan gugatan pada 2 Juli 2019 lalu.

Dalam tuntutannya, ia meminta kepada Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, untuk menghukum Perusahaan membayar upah selama tidak dipekerjakan beserta tunjangan hari raya sebesar Rp33,6 juta. Elias juga memohon kepada Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Taryan Setiawan, untuk menyatakan hubungan kerjanya dengan PT. Eka Sari Lorena putus dengan alasan efisiensi, dan mewajibkan Perusahaan membayar uang pesangon sebesar Rp82,8 juta.

Selain itu, Elias menuntut pemberian surat keterangan kerja dan penon-aktifan dirinya sebagai Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. “Keinginan saya diberikan pesangon, hak saya selama bekerja diberikan, dan surat keterangan kerja,” tambahnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of