Senin, 23 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
260

Setelah 8 Bulan Bekerja Baru Dikontrak, Enam Pekerja Tuntut Status Pekerja Tetap

Bandung, BuruhOnline.com – Tanpa kuasa hukum, Iman Wahidin dan kawan-kawan (6 orang) menggugat PT. Cahaya Terang Abadi Abadi ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, yang didaftarkan sejak 27 Juni lalu. Iman tak terima diputus hubungan kerjanya secara sepihak sejak akhir Januari 2019, dengan alasan perjanjian kerja waktu tertentunya telah berakhir.

Ia menceritakan, bahwa pertama kali dirinya mulai bekerja pada bulan Desember 2016, Perusahaan tidak pernah mensyaratkan adanya penandatanganan perjanjian kerja apapun. Tetapi menurut Iman, kemudian ia disuruh menandatangani perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) pada bulan Agustus 2018.

Dikatakan Iman, pihaknya telah berupaya untuk menyelesaikan permasalahannya melalui Pegawai Mediator Hubungan Industrial di Dinas Tenaga Kerja, namun tidak berhasil mencapai kata sepakat. “Dianjurkannya oleh Mediator mempekerjakan kembali dan membayar hak Pekerja yang belum dibayarkan sejak diputus kontrak sampai penetapan pengadilan hubungan industrial,” ujar Iman, Rabu (21/8/2019).

“Yang saya permasalahkan, kenapa baru tanda tangan kontrak di bulan Agustus 2017? Sementara saya-kan masuknya akhir Desember 2016,” lanjutnya.

Iman dan kawan-kawan, dalam surat gugatannya menuntut PT. Cahaya Terang Abadi Abadi, untuk mempekerjakan kembali dirinya dengan status Pekerja tetap. Serta mereka juga meminta kepada Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Yuswardi, untuk menghukum Perusahaan membayar upah selama tidak dipekerjakan dan tunjangan hari raya tahun 2019.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of