Selasa, 19 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
529

Tak Ada Kejelasan Alasan PHK, Sopir Minta Pengadilan Sita Dua Ruko

Jakarta, BuruhOnline.com – Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, diminta oleh Sarlin Pasaribu untuk menetapkan dua ruko yang diduga milik PT. Global Mobile Tehnologi, menjadi obyek sita jaminan dalam perkara perselisihan pemutusan hubungan kerja. Lantaran, Sarlin hingga gugatan diajukan, belum diberikan uang pesangon sesuai dengan anjuran Dinas Tenaga Kerja.

Diwakili kuasa hukumnya, Mangontang Silitonga menceritakan awal mula adanya sengketa hubungan industrial dengan Perusahaan. Menurutnya, Sarlin yang baru bekerja selama dua tahun sebagai sopir tersebut, diberhentikan tanpa alasan yang jelas.

“Dalam kasus ini, Pihak Perusahaan mem-PHK begitu saja. Tidak diberi pekerjaan. Disuruh datang tapi tidak dikasih job. Ketika dipertanyakan penyebabnya, malah dikatakan kalua mau berhenti, berhenti saja,” tutur Mangontang, Kamis (15/8/2019).

Atas dasar itu, Sarlin menganggap dirinya sudah diberhentikan. Sehingga ia meminta untuk dibantu upaya penyelesaian hak-haknya akibat pemutusan hubungan kerja, berupa uang pesangon ke Disnaker. “Dalam anjuran disebutkan, bahwa Pihak Perusahaan wajib memberikan hak-hak karyawan, diantaranya uang pesangon, uang penggantian hak dan uang proses PHK,” tegas Mangontang.

Dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Yuzaida itu, seharusnya sudah beragendakan pembacaan surat gugatan. Namun karena PT. Global Mobile Tehnologi baru dua kali dipanggil secara patut, tetapi tidak hadir. Maka dalam kesempatan tersebut, Yuzaida menyampaikan kepada Mangontang untuk kembali memanggil Perusahaan yang terakhir kalinya. Jika pada pekan depan, Pihak Perusahaan tidak hadir, sidang akan dilanjutkan ke tahap pembuktian.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] yang telah diberitakan, Sarlin yang baru bekerja selama dua tahun sebagai sopir tersebut, diberhentikan tanpa alasan yang […]