Senin, 26 Agustus 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
287

Tak Penuhi Syarat Efisiensi, Pengadilan Jatuhkan Putusan Bekerja Kembali

Bandung, Buruh-Online.com – Amar Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, yang dibacakan oleh Hakim Wasdi Permana, Senin (5/8/2019) memerintahkan PT. Nassau Sport Indonesia, untuk mempekerjakan kembali Suryani dan kawan-kawan pada jabatan serta posisi semula.

“Memerintahkan Tergugat memanggil para Penggugat untuk bekerja kembali di Perusahaan Tergugat pada jabatan dan posisi semula paling lambat empat belas hari terhitung sejak putusan dibacakan,” ujar Wasdi. Selain itu, PT. Nassau juga dihukum untuk membayar tunai dan sekaligus upah Suryani dan kawan-kawan sejak bulan Mei sampai Agustus 2019, serta tunjangan hari raya tahun 2019.

Ditemui usai persidangan, kuasa hukum Suryani dan kawan-kawan, Bambang Pradityo mengapresiasi putusan pengadilan. Menurutnya, alasan Perusahaan yang melakukan efisensi tenaga kerja, haruslah terlebih dahulu melakukan efisiensi biaya produksi, mengurangi upah pada level atasan, mengurangi waktu kerja lembur, menawarkan pensiun dini hingga merumahkan pekerja secara bergantian.

“Efisiensi itu sesuai surat edaran menteri tenaga kerja tentang pencegahan pemutusan hubungan kerja, bukan manusianya dulu yang di-efisiensikan,” tegas Bambang. Lagipula, menurutnya terbukti Perusahaan melakukan penerimaan Pekerja baru setelah adanya pengakhiran hubungan kerja sepihak terhadap Suryani dan kawan-kawan. “Terungkap dalam persidangan, ada juga penggantian Pekerja yang baru,” tambahnya.

Bambang juga mengatakan, apabila PT. Nassau Sport Indonesia tidak menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, maka Perusahaan dapat dituntut pembayaran uang paksa (dwangsom) sebesar Rp150 ribu per hari keterlambatan setiap orangnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim PHI Bandung, telah menjatuhkan putusn sela yang mewajibkan Perusahaan untuk membayar sejumlah uang selama mereka (Pekerja) diputuskan hubungan kerjanya secara sepihak. Menurut Bambang, Perusahaan tidak lagi memiliki upaya hukum lain selain melaksanakan putusan sela itu. Sebab, putusan tersebut bersifat final dan mengikat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of