Selasa, 19 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
343

Tak Penuhi Target, Pekerja Langsung Diberhentikan dan Disuruh Pergi

Jakarta, BuruhOnline.com – Andi Ramadani, tak menyangka jika ia diberhentikan dan langsung disuruh pergi, hanya karena dianggap tidak mencapai target kerja. Dikatakan oleh kuasa hukumnya, Musa Harianto Butarbutar, sebagai General Manager di PT. Excellent Mitra Kencana, Andi sejak bekerja belum pernah mendapatkan Surat Peringatan sebagai pembinaan, apabila dianggap melakukan pelanggaran tata tertib Perusahaan.

Terhadap keputusan PHK tersebut, Andi dapat menerimanya. Asalkan disertai dengan pembayaran uang pesangon, uang penggantian hak dan cuti yang belum dibayarkan. Selain itu, Andi juga menuntut, agar Pengadilan menetapkan besaran upah selama dirinya tidak diperkenankan masuk bekerja sejak Agustus 2017 sampai Juli 2019.

“Alasannya karena tidak memenuhi target aja. Tiba-tiba di-PHK, tanpa penjelasan apapun dan disuruh pergi dari Perusahaan,” ujar Harianto, Kamis (15/8/2019) usai menghadiri persidangan yang beragendakan pembacaan gugatan. Namun karena utusan dari Pihak PT. Excellent tidak membawa surat kuasa, dan meminta penundaan sidang.

“Hari ini yang datang adalah karyawan dari Tergugat (Perusahaan). Dia tidak membawa surat kuasa, hanya membawa surat pemberitahuan yang meminta penundaan sidang selama tiga minggu,” terang Harianto.

Sebelum menutup persidangan, Hakim Yuzaida yang memimpin persidangan, menetapkan hari sidang selanjutnya pada tanggal 5 September 2019, dengan agenda pemeriksaan kedudukan hukum dari wakil Pihak Perusahaan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of