Senin, 26 Agustus 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
348

Tanpa Putusan Pengadilan, Perusahaan Berdalih PHK Sesuai Peraturan

Jakarta, Buruh-Online.com – Dalam lanjutan persidangan antara PT. Irama Java Indah melawan Mujaini, tengah memasuki tahap pembuktian. Dikatakan kuasa hukum Mujaini, Albiker Siagian yang didampingi oleh Rendi dan Timotius mengatakan jawaban dari Perusahaan atas surat gugatannya, bahwa pemutusan hubungan kerja terhadap Mujaini telah sesuai dengan Peraturan Perusahaan.

Terhadap jawaban tersebut, Siagian tidak memahami Peraturan Perusahaan yang dijadikan pedoman oleh PT. Irama Java Indah. Sebab menurut Siagian, setiap pemutusan hubungan kerja yang tidak dapat diselesaikan oleh kedua belah pihak, hanya dapat melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

“Pemutusan hubungan kerja itu sebenarnya harus melalui Pengadilan ini diputuskannya,” tegas Siagian, Senin (5/8/2019). Pendapat tersebut, didasarkannya pada ketentuan Pasal 155 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, yang menyatakan pemutusan hubungan kerja tanpa penetapan dari Pengadilan haruslah menjadi batal demi hukum.

Dalam persidangan yang beragendakan penyerahan duplik dari PT. Irama Java Indah, dan bukti surat dari Mujaini. Siagian mengatakan telah menyerahkan 15 bukti surat untuk meneguhkan dalil gugatannya, yang menuntut agar Mujaini yang telah bekerja selama 13 tahun sebagai security itu, dipekerjakan kembali dan upah selama proses di Pengadilan dibayarkan.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, pengakhiran hubungan kerja yang terjadi sejak Desember 2018 tersebut, telah diupayakan penyelesaiannya melalui Dinas Tenaga Kerja. Dalam anjurannya, Disnaker menyarankan agar PT. Irama Java Indah mempekerjakan kembali Mujaini, namun tidak diindahkan oleh Perusahaan yang bergerak dibidang usaha penyediaan fasilitas karaoke tersebut.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of