Rabu, 20 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
213

Akhirnya, Pengadilan Nyatakan Pengelola Sunter Mall Langgar Undang-Undang

Jakarta, BuruhOnline.com – PT. Siola Sandi Mas selaku pengelola Sunter Mall, akhirnya Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menjatuhkan hukuman pembayaran uang kompensasi pengakhiran hubungan kerja, berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak.

Dalam amar putusan yang dibacakan oleh Hakim Duta Baskara selaku Ketua Majelis Hakim, dinyatakan bahwa hubungan kerja yang diadakan oleh Perusahaan dengan Maulana Malik dan kawan-kawan (5 orang), bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, dan statusnya dari perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) berubah menjadi pekerja tetap.

“Mengabulkan sebagian gugatan Penggugat, yang jumlah totalnya kurang lebih 234 juta,” tegas Robinson Sirait selaku kuasa hukum Maulana Malik dan kawan-kawan, Kamis (12/9/2019). Sedangkan yang tidak dikabulkan, yakni tuntutan upah proses pemutusan hubungan kerja, tunjangan hari raya tahun 2019 dan permohonan sita jaminan.

Dikatakan Robinson yang didampingi oleh Mahmud Permana, pihaknya dapat menerima putusan tersebut. “Putusan Majelis Hakim dinilai cukup adil-lah. Walau tidak semuanya dikabulkan, tapi yang lebih penting adalah mengakui bahwa hubungan kerja perjanjian waktu tertentu menjadi tidak tertentu atau karyawan tetap,” tambah Mahmud.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, Maulana Malik, Paryono, Gunawan, Isomudin dan Yopi Lawalata tidak terima diputuskan hubungan kerjanya secara sepihak. Sehingga mereka menuntut PT. Siola Sandi Mas selaku Pengelola Sunter Mall ke PHI Jakarta Pusat, dengan surat gugatan yang teregister dalam Perkara Nomor 149/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst. Kelima Pekerja yang telah bekerja antara 4-7 tahun itu, menuntut pembayaran uang pesangon sejumlah 354,8 juta.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of