Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
461

Belum Berikan Uang Pesangon, PT. Shinhan Indo Finance Digugat

Jakarta, BuruhOnline.com – Hakim M. Djoenanidie kembali menggelar sidang gugatan atas perkara perselisihan pemutusan hubungan kerja, yang diajukan oleh Irfan Dwiharso Novianto melawan PT. Shinhan Indo Finance, dengan agenda pemeriksaan identitas dan pembacaan jawaban gugatan, Rabu (18/9/2019) di gedung Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam surat gugatannya, Irfan meminta agar Majelis Hakim menghukum PT. Shinhan Indo Finance untuk membayar uang kompensasi pengakhiran hubungan kerja, berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak. Irfan diwakili Padio Rossi Manurung selaku kuasa hukumnya, mengatakan bahwa pemberhentian yang dilakukan oleh Perusahaan telah melanggar peraturan perundang-undangan, karena tidak disertai dengan pembayaran kompensasi.

“Di dalam pemecatan atas pemutusan sepihak dari Perusahaan itu, ada diatur dalam undang-undang. Artinya disitu kita harus dapat pesangon, ada perhitungannya. Ini sama sekali tidak ada pesangon,” tutur Manurung seusai menghadiri persidangan. Menurutnya, hak atas pesangon yang wajib diberikan oleh Perusahaan, karena Irfan telah bekerja selama lebih dari tiga tahun, yang dibuktikan dengan ada surat pengangkatan di bulan Juni 2016.

Tak hanya uang pesangon, Irfan dalam surat gugatannya yang diregister dengan perkara Nomor 249/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, juga menuntut upah selama tidak dipekerjakan sebanyak 18 bulan, sampai dengan adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Selain itu, atas pemberhentian sepihak yang dilakukan Perusahaan, Irfan menganggap dirinya telah dirugikan secara immaterial.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] telah diberitakan sebelumnya, Irfan tak hanya menuntut pemberian uang pesangon. Akan tetapi juga menuntut upah selama […]