Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
180

Jelaskan Alur Industri Televisi, Saksi INewsTV Dianggap Untungkan Pekerja

Jakarta, BuruhOnline.com – Arif Rachman selaku kuasa hukum Abdul Jabbar Hafidz Albar dan kawan-kawan, menilai keterangan Antonius selaku Ketua Harian Direktur Asosiasi Televisi Lokal Indonesia justru menguntungkan para pekerja. Sebab menurut Arif, keterangan Antonius hanya menjelaskan alur industri televisi swasta yang membolehkan Perusahaan mempekerjakan pekerjanya dengan perjanjian kerja kontrak (waktu tertentu) atau alih daya.

Arif menegaskan, bahwa pihaknya tidak mempersoalkan alur industri televisi. Hanya menurutnya, alur tersebut harus tetap tunduk pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 100 Tahun 2004. Sebab, perjanjian kerja kontrak yang diberlakukan perusahaan sebanyak tiga hingga lima kali, tidak sesuai dengan syarat dalam Pasal 59 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

“Semua alur bisnis yang dijelaskan oleh asosiasi itu, apakah tunduk dan patuh terhadap ketentuan undang-undang yang berlaku? Apalagi ada ketentuan pelaksanaan PKWT,” Tanya Arif, Rabu (18/9/2019). Sehingga lanjutnya, semua rekomendasi asosiasi terhadap alur industri televisi harus tunduk dan patuh pada regulasi yang ada.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Abdul Jabbar Hafidz Albar, dkk (3 orang) meminta agar dirinya dipekerjakan kembali oleh PT. Sun Televisi Network (INewsTV) dengan status hubungan kerja sebagai pekerja tetap. Sebab selama bekerja kurang lebih selama 3 tahun, ketiganya diperjanjikan dengan hubungan kerja waktu tertentu (kontrak).

Hafidz pada persidangan pekan lalu telah juga menyerahkan sejumlah bukti, diantaranya kartu tanda pengenal pekerja serta perjanjian kerja waktu tertentu yang telah dibuat berkali-kali. Namun PT. Sun Televisi Network dalam jawabannya, menganggap perjanjian kerja kontrak yang telah dibuatnya bersama Hafidz dan kawan-kawan, telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of