Selasa, 19 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
221

Lagi, Kinerja Jadi Alasan Perselisihan Hubungan Industrial

Jakarta, BuruhOnline.com – Kemitraan Bagi Pembaruan Tata Kota beralasan, bahwa Dede Herdiana mengalami penurunan kinerja. Sehingga jabatannya diturunkan dari IT Manager ke IT Officer terhitung tahun 2010. Bahkan sejak 6 Februari 2019, status hubungan kerjanya diubah dari perjanjian kerja waktu tidak tertentu menjadi perjanjian kerja kontrak (waktu tertentu).

Demikian dikatakan Harris Manalu selaku kuasa hukum Dede Herdiana, Kamis (29/8/2019) usai menghadiri persidangan perdana yang digelar Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tak hanya dua hal itu yang dilakukan oleh Pihak Kemitraan, upah Dede juga diturunkan dari Rp21 juta perbulan, menjadi Rp13 juta.

Menurut Harris, Dede yang bekerja sejak Mei 2009 pernah di-skorsing oleh Kemitraan. Namun setelah Dinas Tenaga Kerja Jakarta Selatan menerbitkan anjuran, Dede kembali dipekerjakan. “Sempat di-skorsing ketika terjadai mediasi di Disnaker (Jakarta) Selatan, tetapi setelah keluar anjuran dari Mediator Hubungan Industrial Jakarta Selatan, nah dipanggil lagi bekerja,” ujar Harris.

Ia juga menjelaskan, Disnaker membenarkan pemindahan tugas yang dilakukan oleh pihak Kemitraan terhadap Dede Herdiana. Atas anjuran tersebut, pihaknya menolak dan mengajukan gugatan ke PHI Jakarta Pusat. Dalam tuntutannya, Dede meminta Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Taryan Setiyawan, menyatakan perjanjian kontrak yang dibuat Kemitraan bertentangan dengan undang-undang.

Selain itu, Dede dalam surat gugatannya yang diregister dengan Perkara Nomor 257/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst., meminta hubungan kerjanya dinyatakan putus, dengan disertai pembayaran uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of