Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
345

Mantan Pekerja Klaim Miliki Bukti Kurang Bayar, Gedung Sucofindo Terancam Disita

Jakarta, BuruhOnline.com – Pemeriksaan atas gugatan yang diajukan oleh 11 orang mantan Pekerja PT. Superintending Company of Indonesia (Sucofindo), segera memasuki babak akhir. Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Duta Baskara, Senin (16/9/2019) di ruang Oemar Seno Adji 2, gedung PHI Jakarta Pusat, beragendakan pemeriksaan bukti surat yang diajukan oleh Janiwati BR Sitepu selaku Pekerja.

Menurut Nasrul Dongoran selaku kuasa hukum Janiwati, pihaknya telah mengajukan 26 bukti surat. Diantara bukti yang surat yang dihadirkan, adanya pembayaran uang kompensasi pengakhiran hubungan kerja karena pensiun dini, yang dihitung hingga masa pensiun 56 tahun. Nasrul menegaskan, bukti tersebut merupakan bukti yang memperkuat dalil gugatan Janiwati yang menuntut kekurangan pembayaran uang pesangon.

“Ada contoh pegawai Sucofindo yang dibayar JHT, THT sampai usia 56 tahun. Ini jelas tidak terbantahkan oleh Sucofindo, bahwa Sucofindo mengkhianati kesepakatan yang dibuat dengan serikat pekerja,” tegas Nasrul. Ia juga menyebut, ada surat yang diterbitkan Sucofindo tentang perincian pembayaran uang pesangon yang dibayarkan hingga usia 56 tahun.

Terhadap hal itu, Nasrul mencurigai alasan Sucofindo yang mrmbayarkan uang kompensasi pensiun dini tidak sampai 56 tahun. “Kenapa sekarang tidak sampai usia 56 tahun? Jelaslah ini merupakan kerugian bagi Penggugat, dan meminta hak-haknya melalui pengadilan,” tambahnya. Dalam tuntutannya, Janiwati meminta Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, untuk meletakkan sita jaminan atas tanah dan gedung milik Sucofindo, yang terletak di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta itu.

Janiwati menilai Sucofindo masih memiliki kewajiban yang belum dipenuhinya, yakni membayarkan kekurangan pembayaran manfaat Tunjangan Hari Tua (THT) dan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp16,5 miliar lebih. Kedua tuntutan tersebut muncul, karena Sucofindo akan membayarkan besaran THT dan JHT pekerja yang pensiun dini, sama dengan pekerja yang pensiun normal.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of