Selasa, 19 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
162

Sebelum Diberhentikan, Buruh Ini Diberi Peringatan Gara-Gara Merokok

Jakarta, BuruhOnline.com – Arond Timbul Napitupulu, keberatan diberhentikan secara sepihak sejak bulan Agustus 2018 oleh PT. Jhonny Pardede. Alasannya, Arond dianggap telah melakukan pelanggaran disiplin setelah dirinya diberikan surat peringatan ketiga yang masih berlaku. Terhadap alasan itu, Arond membantahnya.

Menurutnya, surat peringatan yang diberikan kepadanya, sama sekali tidak beralasan. Ia menceritakan, dirinya dituduh mengobrol saat bekerja lalu diberikan surat peringatan pertama. Berselang dua minggu kemudian, Arond dijatuhi peringatan kedua karena merokok saat jam istirahat kerja. Sebelum peringatan kedua berakhir, Perusahaan memberikan peringatan ketiga kepada Arond akibat menonton sepak bola di televisi.

“Sekitar jam 01.35, merokok diparkiran, merokok langsung dikasih SP dua. Sementara itu jam istirahat,” ujar Arond usai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).

Arond dalam surat gugatannya meminta kepada Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim M. Djoenanidie, untuk menghukum PT. Jhonny Pardede membayar uang kompensasi pemutusan hubungan kerja berupa pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak.

Ia juga meminta penetapan besaran upah selama tidak dipekerjakan sejak bulan Agustus 2018 hingga Januari 2019. “Kita punya tuntutan sama dengan pesangon, sama dengan pensiun. Karena itu bukan kesalahan fatal,” tegasnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of