Senin, 23 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
191

Terima Gaji & Surat PHK Dari SOLITE Tapi Tak Diakui Sebagai Karyawan

Jakarta, BuruhOnline.com – Perusahaan perdagangan secara tunai atau kredit, PT. Surya Multi Sarana tak akui Muryati sebagai karyawannya. Padahal, slip gaji dan surat pengakhiran hubungan kerja Muryati, dikeluarkan oleh Pemilik Toko SOLITE itu. Kuasa hukum Muryati, Jandry Luhukay usai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019) menyayangkan anggapan tersebut.

Ia mengatakan, dengan kedua bukti yang dimilikinya itu, maka tidak ada alasan bagi Perusahaan untuk mengatakan, bahwa Muryati bukanlah sebagai karyawannya. Pengakhiran hubungan kerja sepihak yang dilakukan PT. Surya Multi Sarana terhadap Muryati sejak 4 Juni 2018, dengan alasan degradasi dinilai tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Karena dia (Muryati) keberatan dengan degradasi atau demosi, lalu diperintahkan untuk mundur atau bayar denda. Dia tidak mau. Sehingga dia dilarang masuk. Disitulah terjadi PHK,” ujar Jandry. Kala itu, Muryati meminta agar dicarikan solusi karena dirinya salah satu tim marketing yang pernah mendapatkan reward dari Perusahaan.

Lebih lanjut Jandry menceritakan, bahwa Dinas Tenaga Kerja telah menganjurkan agar Perusahaan mempekerjakan kembali Muryati. Selain itu, PT. Surya Multi Sarana juga dianggap telah membayar upah Muryati dibawah ketentuan upah minimum yang berlaku.

“Anjuran dari Suku Dinas Tenaga Kerja Jakarta Selatan, menganjurkan Perusahaan mempekerjakan kembali Pekerja, dan membayar selisih upah sejak Pekerja masuk bekerja sampai dengan adanya putusan berkekuatan hukum tetap,” tambah Jandry.

Pada persidangan yang dipimpin oleh Hakim Duta Baskara tersebut, seharusnya beragendakan pemeriksaan identitas dari para pihak itu, akhirnya ditunda hingga pekan depan karena Pihak dari PT. Surya Multi Sarana tidak hadir.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of