Senin, 23 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
141

Ternyata, Ini Alasan Udi Menggugat Aura Cantik ke Pengadilan

Jakarta, BuruhOnline.com – Meskipun gugatannya pernah ditolak oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, namun Udi kembali menggugat PT. Aura Cantik. Dalam gugatan terdahulunya yang diputus pada 29 Agustus 2016 lalu, Pengadilan menolak seluruh tuntutan Udi bersama 108 orang Pekerja yang lain.

Kala itu, Udi meminta agar Pengadilan menetapkan status hubungan kerjanya dari perjanjian kerja kontrak (waktu tertentu), menjadi pekerja tetap. Namun kala itu, Pengadilan berpendapat pekerjaan yang diadakan di PT. Aura Cantik tergantung pada kebutuhan konsumen, sehingga objek pekerjaannya bukan bersifat tetap.

Melalui kuasa hukumnya, Siti Marwiyah usai menghadiri persidangan menegaskan, bahwa gugatan kali ini berbeda dengan gugatan sebelumnya. “Jadi perselisihan ini bukan dua kali menggugat tetapi beda gugatannya. Dulu perselisihan hak, yang ini perselisihan pemutusan hubungan kerja,” ujarnya, Senin (9/9/2019).

Udi, lanjut Marwiyah, keberatan atas pengakhiran hubungan kerja sepihak yang dilakukan oleh PT. Aura Cantik, dengan alasan masa perjanjian kontraknya telah berakhir. Sebab dirinya telah bekerja selama enam tahun lebih dengan enam kali perpanjangan, sehingga Perusahaan tidak dapat memutuskan hubungan kerjanya tanpa putusan dari Pengadilan.

“Dianggap selesai masa kontrak, tetapi melebihi masa kontrak (beberapa hari) dan masa kontraknya sudah keenam,” terang Marwiyah. Ia mengaku telah berusaha melakukan penyelesaian melalui musyawarah, dan difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja, namun tidak berhasil mencapai kesepakatan.

Karena telah bekerja selama enam tahun lebih, dan telah diperpanjang kontraknya sebanyak enam kali, Udi meminta kepada Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Taryan Setiyawan untuk mengabulkan tuntutan bekerja kembali, dan upah selama tidak dipekerjakan. Udi juga menuntut pembayaran uang paksa sebesar Rp2 juta perhari, apabila gugatannya dikabulkan dan Perusahaan tidak bersedia melaksanakannya.

Persidangan yang seharusnya beragendakan pemeriksaan identitas dari para pihak itu, akhirnya ditunda hingga pekan depan karena PT. Aura Cantik tidak hadir dan tidak mengutus orang lain untuk hadir.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of