Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
382

Tuntut Uang Pesangon, Pekerja Beberkan Bukti Kontrak Yang Berulang-ulang

Jakarta, BuruhOnline.com – Sidang lanjutan dalam perkara perselisihan pemutusan hubungan kerja antara Jahuria MRP Sihombing melawan PT. Asia Outsoutcing Services, kembali di gelar oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam persidangan yang beragendakan bukti surat tersebut, kuasa hukum Jahuria, Arif Budiman Purba telah menyerahkan sebelas bukti.

Arif menjelaskan, bukti yang ia ajukan diantaranya surat perjanjian kerja waktu tertentu yang telah beberapa kali diperpanjang, tanda terima pembayaran iuran jaminan sosial, rekening koran pekerja, risalah perundingan bipartit hingga anjuran dari Dinas Tenaga Kerja. Rencananya, Arif juga mengaku akan menyerahkan bukti tambahan untuk memperkuat dalil gugatannya.

Menurutnya, PT. Asia Outsourcing Services telah melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Karena memberlakukan perjanjian kerja kontrak berulang-ulang. “Surat perjanjian kerja antara Perusahaan dengan Pekerja, yang sudah dilakukan berulang kali,” ujar Arif, Rabu (18/9/2019) usai menghadiri persidangan yang digelar di ruang sidang Kusuma Atmadja 4, Gedung PHI Jakarta Pusat.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Jauria menghimbau agar Perusahaan mempertimbangkan kinerjanya yang selama ini sudah bekerja hampir enam tahun sejak Oktober 2013. Selama bekerja belum pernah mendapatkan surat peringatan. Bahkan, tutur Jauria, dirinya memiliki bukti hasil kinerja di tahun 2016-2018, yang menjelaskan dirinya melebihi target hingga 156%, dengan keuntungan yang diperoleh Perusahaan mencapai ratusan juta rupiah dalam sebulan.

Jauria dalam surat gugatannya yang diregister dengan Perkara Nomor 195/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, meminta kepada Majelis Hakim PHI Jakarta Pusat, untuk menghukum PT. Asia Outsourcing membayar uang kompensasi pengakhiran hubungan kerja yang dilakukannya secara sepihak, dan upah selama tidak dipekerjakan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of