Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
173

Bak Senjata Makan Tuan, Saksi Perusahaan Kuatkan Gugatan Pekerja

Jakarta, BuruhOnline.com – Saksi yang dihadirkan oleh PT. Wisma Nusantara International Hotel Pullman Jakarta Indonesia, dinilai Hamed selaku kuasa hukum Firmansyah justru menguatkan dalil gugatannya. Sebab kedua saksi, justru menegaskan hubungan kerja yang diadakan dengan Firmansyah adalah hubungan kerja waktu tertentu, sejak bekerja pada tahun 1993.

“Keterangannya justru menguatkan dalil pada gugatan kami. Mereka jelas mengetahui Penggugat itu bekerja sejak 11 Januari 93. Memang statusnya dikontrak. Dikontrak, diperpanjang, diputus. Nanti dikontrak, diperpanjang, diputus. Gitu terus berulang-ulang ,” ujar Hamed, Rabu (23/10/2019) usai menghadiri sidang di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Selain itu, lanjutnya, saksi juga mempertegas bahwa beberapa hotel merupakan milik PT. Wisma Nusantara International sejak lama. Bahkan kedua saksi mengatakan, seluruh Pekerja yang bekerja di beberapa hotel tersebut, diperjanjikan langsung dengan PT. Wisma Nusantara International, bukan dengan pengelola hotel.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Firmansyah yang kesehariannya sebagai housekeeping melalui surat gugatan yang diregister dalam Perkara Nomor 183/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst., meminta PHI Jakarta Pusat, untuk mengadili kasus perselisihan pemutusan hubungan kerjanya dengan PT. Wisma Nusantara International Hotel Pullman Jakarta.

Firmansyah meminta masa kerjanya menjadi dasar perhitungan besaran uang pensiun, yang dihitung sejak awal dirinya bekerja. Ia juga menolak keputusan PT. Wisma Nusantara yang hanya menghitung besaran uang pensiun dari saat dirinya diangkat menjadi pekerja tetap.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of