Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
347

Dikabulkan Seluruhnya, Pekerja: Terima Kasih Banyak Untuk Majelis Hakim

Jakarta, BuruhOnline.com – Dengan wajah yang berseri-seri, Kamis (24/10/2019), Rokaenah dengan penuh percaya diri melangkah keluar dari ruangan sidang Kusuma Admadja, gedung Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hakim Yuzaida mengabulkan seluruh gugatan Rokaenah terhadap PT. Sioen Indonesia, berupa kekurangan upah dan uang pisah.

Dalam persidangan sebelumnya, Rokaenah sangat berkeyakinan bahwa gugatan dirinya akan dikabulkan. Sebab, ia berhasil membuktikan slip gaji dan surat penolakan penangguhan pelaksanaan upah minimum. Kedua bukti tersebut, menjadi kunci atas tuntutan yang ia ajukan terhadap PT. Sioen Indonesia. Usai persidangan, Rokaenah meminta kepada kuasa hukum Perusahaan untuk tidak mengajukan kasasi.

“Saya sih minta sama kuasa Tergugat, nggak usah pakai kasasi-lah. Bayar aja, gitu,” ujarnya sambil disertai dengan tawa. Tetapi menurut Rokaenah, pihaknya tetap siap jika Perusahaan melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Rokaenah yang hanya seorang operator sewing berharap, Perusahaan dapat mempertimbangkan dirinya yang telah bersama-sama memajukan PT. Sioen Indonesia. Sehingga permintaannya untuk dapat diberikan uang penggantian hak dan uang pisah, dapat diberikan sebelum diputus oleh pengadilan.

Selama bekerja, Rokaenah mengaku tidak pernah mendapatkan surat peringatan. Namun ketika dirinya mengundurkan diri sejak 15 Februari 2019, PT. Sioen tidak memberikan hak-hak yang seharusnya ia terima. Dalam Pasal 162 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, pekerja yang mengundurkan diri mendapatkan uang penggantian hak dan uang pisah yang besarannya diatur dalam Peraturan Perusahaan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of