Minggu, 20 Oktober 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
149

Dikontrak Tujuh Tahun, Penjaga Toko di Paris Van Java Menggugat

Bandung, BuruhOnline.com – Tak terima diberhentikan secara sepihak oleh PT. Metrox Global, akhirnya Teti Nur Islamy dan kawan-kawan mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Kelima pekerja yang kesehariannya menjaga toko milik Metrox Global di Pertokoan Paris Van Java Bandung tersebut, menduga tindakan Perusahaan yang mempekerjakannya dengan perjanjian kontrak selama tujuh tahun, telah keliru.

Atas penyimpangan penerapan hubungan kerja waktu tertentu (kontrak) tersebut, Teti dan kawan-kawan menuntut diberikan uang kompensasi pesangon, penghargaan masa kerja dan juga penggantian hak. Ditemui usai persidangan, Riyan Irmawansyah selaku kuasa hukum Teti dan kawan-kawan mengatakan, bahwa perjanjian kontrak hanya diperbolehkan paling lama tiga tahun, dan sifat jenis pekerjaannya tidak boleh pekerjaan tetap.

“Pekerjaannya tetap, tidak boleh kontrak. Karena mereka karyawan tetap, ketika di-PHK tidak diberikan pesangon, makanya kita perselisihkan,” tutur Irmawansyah, Senin (7/10/2019) di Gedung PHI Bandung, Jl. Surapati, Bandung. Menurutnya, meskipun Perusahaan mengklaim dirinya bangkrut atau pailit, maka undang-undang tetap menjamin hak-hak pekerja, yakni uang pesangonnya.

Irmawansyah juga menegaskan, Dinas Tenaga Kerja telah menganjurkan agar Perusahaan membayar uang pesangon, namun PT. Metrox Global bersikukuh tak bersedia menjalankannya. Dalam sidang perdana tersebut, Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Wasdi Permana terlebih dahulu memeriksa bukti identitas diri dari para pihak. Dan karena Perusahaan belum siap menyerahkan jawaban gugatan, maka akhirnya persidangan ditunda hingga pekan depan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of