Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
201

Kesalahan Berat Jadi Alasan, Housekeeping Diberhentikan Setelah 20 Tahun Bekerja

Jakarta, BuruhOnline.com – Sejak Oktober 2018, Fajar Nur Kurnia tidak lagi dibayarkan upahnya akibat pengakhiran hubungan kerja sepihak yang dilakukan oleh PT. Pasific Corponusa. Fajar dituding telah melakukan kesalahan berat. Namun pemberhentian tersebut, dilakukan sebelum adanya putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Padahal, pengakhiran hubungan kerja dengan alasan Pekerja melakukan kesalahan berat, haruslah terlebih dahulu dibuktikan oleh putusan pengadilan.

Atas tindakan PT. Pasific Corponusa itu, Fajar melalui kuasa hukumnya, Riwanto meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, untuk menyatakan hubungan kerja yang selama ini sudah terjalin selama 20 tahun, tidak terputus dan memerintahkan Perusahaan untuk mempekerjakan kembali dirinya sebagai housekeeping di Arcadia by Horison Mangga Dua.

“Menurut pihak Perusahaan, bahwa itu adalah kesalahan dari Pekerjanya melakukan kesalahan berat,” jelas Riswanto, Kamis (24/10/2019) usai menghadiri persidangan yang beragendakan duplik tersebut. Menurutnya, Perusahaan telah dianjurkan oleh Dinas Tenaga Kerja untuk mempekerjakan kembali Fajar. Akan tetapi, lanjut Riswanto, Perusahaan tidak bersedia menjalankan anjuran. “Dengan surat anjuran itu, kita berani mengajukan ke PHI,” tegasnya.

Dalam surat gugatannya, Fajar juga menuntut pembayaran upah, iuran jaminan sosial dan tunjangan hari raya selama tidak lagi diperbolehkan bekerja hingga Agustus 2019. Selain itu, PT. Pasific Corponusa diminta untuk membayar uang paksa, apabila tuntutan bekerja kembali yang diajukan Fajar dikabulkan dan tidak dijalankan oleh Perusahaan. “Dan ya kalau bisa, dipekerjakan kembali,” ujar Riswanto.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] telah diberitakan sebelumnya, Fajar Nur Kurnia tidak lagi dibayarkan upahnya akibat pengakhiran hubungan kerja […]