Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
196

Melawan Setelah Tujuh Tahun Dikontrak, Akankah Pengadilan Memberi Keadilan?

Jakarta, BuruhOnline.com – Meski lambang hukum lembaga peradilan di Indonesia dalam wujud Dewi Themis dengan mata tertutup, Johan Mozes Hukom berusaha meyakini bahwa keadilan bagi dirinya akan diberikan seadil-adilnya oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tanpa didampingi kuasa hukum, Mozes menggugat PT. Mesitechmitra Purnabangun karena hubungan kerjanya selama tujuh tahun lebih enam bulan itu, tanpa disertai dengan pembayaran uang kompensasi pesangon.

Usai menghadiri persidangan, Senin (21/10/2019) Mozes mengaku telah memberikan bukti-bukti tertulis ke hadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Taryan Setiawan. Diantara bukti yang ia sampaikan, yakni Salinan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak). Namun menurut Mozes, dirinya tidak dapat memberikan seluruh perjanjian yang pernah ia tanda-tangani, karena sebagian perjanjian kontrak tidak diberikan salinannya oleh Perusahaan.

“Tapi memang ada kontrak kerja saya yang tidak diberikan oleh Perusahaan. Setelah saya menanda-tangani, harusnya, awal itu dikasih dua kontrak, ditanda-tangan, dikembalikan ke kantor, kantor tanda-tangan, baru kasih ke kita. Jadi kurang lebih ada empat, lima kontrak yang saya nggak dikasih,” ujar Mozes. Selain kontrak kerja, ia juga menyampaikan bukti slip gaji di bulan terakhir bekerja dan bukti pendaftaran sebagai peserta jaminan sosial. Mozes juga menjelaskan, keberatan Perusahaan terkait kewenangan PHI mengadili kasusnya telah ditolak.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mozes menuntut Perusahaan agar membayar uang kompensasi pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak, yang seluruhnya sebesar Rp91,8 juta. Ia juga meminta agar Majelis Hakim PHI Jakarta Pusat yang diketuai oleh Hakim Taryan Setiawan itu, menghukum Perusahaan membayar upah selama tidak lagi mempekerjakan dirinya. Tak hanya itu, Hakim Taryan diminta untuk meletakkan sita jaminan atas sebidang tanah dan bangunan yang terletak di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Jakarta Utara, sebagai jaminan apabila gugatan Mozes dikabulkan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of