Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
373

Setelah 34 Minggu Bersidang, Akhirnya Hakim Hukum PT. Parba

Jakarta, BuruhOnline.com – Hakim M. Djoenanidie, Rabu (16/10/2019) menghukum PT. Parba Nusantara untuk membayar kepada Budi Gandi, Tawakal dan Deryandri, berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak yang seluruhnya sebesar Rp334 juta. Gugatan yang didaftarkan sejak 12 Februari 2019 lalu itu, bermula dari tindakan Perusahaan yang tidak menjelaskan batas waktu mereka dirumahkan, dan hanya menyatakan sedang defisit keuangan.

Kondisi tersebut, mengakibatkan ketiga Pekerja tidak memiliki kepastian atas kelanjutan hubungan kerja. Sedangkan tawaran kompensasi yang diberikan oleh Perusahaan, sebesar satu bulan upah bagi yang telah bekerja lima tahun, dan sebesar dua bulan upah untuk Pekerja yang sudah sepuluh tahun bekerja, ditolak Budi Gandi, Tawakal dan Deryandri.

“Majelis Hakim mengabulkan, walaupun tidak seluruhnya tapi sebagian. Saya pikir itu hal yang wajar-sih. Karena memang yang penting itu ada kepastian hukum,” ujar Haris Isbandi usai menghadiri persidangan yang digelar diruang sidang Kusumah Atmadja 4, gedung Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia menegaskan, jika Perusahaan tidak menggunakan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA), maka pihaknya akan mengajukan eksekusi.

Dalam surat gugatan yang diregister dengan Perkara Nomor 51/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst, PT. Parba Nusantara digugat untuk membayar uang pesangon sebesar dua kali ketentuan undang-undang. Tak hanya itu, PT. Parba juga dituntut pembayaran upah sebesar lima bulan terhitung sejak Agustus 2018 sampai dengan Februari 2019.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of