Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
222

Tagihan BPJS Kesehatan Belum Dibayar, Dokter Minta Berhenti Kerja

Jakarta BuruhOnline.com – dr. Mega Andriyeni Yusran yang sejak Desember 2018 tidak lagi mendapatkan upah dari PT. International Indonesia Healt Care, akhirnya mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tak hanya upah, Perusahaan yang merupakan badan usaha dari Rumah Sakit Mediros itu, juga tidak membayar tunjangan hari raya tahun 2019.

Alasannya, Pihak Rumah Sakit Mediros belum mendapatkan pencairan tagihan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Demikian dikatakan Andi Jepri Sanisiagian selaku kuasa hukum Mega dan kawan-kawan, Senin (14/10/2019), usai menghadiri persidangan yang beragendakan pembacaan gugatan tersebut. Dalam surat gugatannya, para Pekerja meminta dinyatakan putus hubungan kerja yang selama ini sudah berlangsung selama 29 tahun lebih itu.

“Mereka ini, sudah ada yang lebih dari tiga bulan belum digaji oleh Mediros. Jadi mereka ingin menuntut haknya, dan hingga sekarang sudah tidak aktif lagi di Mediros,” ujar Andi. Menurutnya sebelum mengajukan gugatan, permasalahan tersebut telah diupayakan penyelesaiannya melalui Mediator di Dinas Tenaga Kerja, namun tidak menghasilkan kesepakatan.

Selain upah dan uang pesangon, Mediros juga dituntut memberikan vacklaring serta meminta Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Duta Baskara untuk memblokir rekening Perusahaan, serta meletakkan sita jaminan atas tanah dan bangunan RS Mediros. Sebagai informasi, BPJS Kesehatan hingga Agustus 2019, memiliki tunggakan tagihan dari rumah sakit mencapai Rp13 triliun. Tagihan tersebut timbul dari kemampuan bayar BPJS Kesehatan yang hanya 7 triliun dari Rp9,2 triliun setiap bulannya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of