Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
248

Tak Sesuai Harapan, Pekerja Keberatan Dengan Putusan Pesangon

Jakarta, BuruhOnline.com – Hakim Taryan Setiawan hanya menghukum Koperasi Bumi Sejahtera, untuk membayar uang pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak sebesar satu kali ketentuan undang-undang. Lantaran Asep Warsa dianggap telah melakukan pelanggaran. Padahal, Asep pernah menemukan temuan yang menguntungkan Koperasi, demikian dikatakan Anthony Lesnussa selaku kuasa hukum Asep.

Tak hanya itu, Taryan selaku Ketua Majelis Hakim menetapkan hubungan kerja Asep dengan Koperasi sebagai Pekerja tetap terhitung tanggal 30 April 2013. Sedangkan menurut Anthony, Asep bekerja sejak 29 April 2011. Sehingga besaran uang pesangon yang harus diterima sebesar Rp101 juta, beserta upah selama tidak dipekerjakan selama 8 bulan upah.

“Hasilnya (Putusan) menurut kami, belum sesuai dengan harapan kami,” ujar Anthony, Kamis (24/10/2019). Lebih lanjut dikatakannya, Dinas Tenaga Kerja telah menganjurkan agar Perusahaan memberikan uang pesangon sebesar dua kali ketentuan undang-undang. Anthony membantah jika Asep dianggap telah melakukan pelanggaran yang dapat mengakibatkan Koperasi menderita kerugian.

“Bahkan sebenarnya yang dikatakan membuat kerugian itu adalah satu kebohongan,” sanggahnya. Asep dianggap bekerja tidak sesuai dengan harapan pengurus Koperasi. Seperti telah diberitakan sebelumnya, Asep meminta Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menetapkan harta bergerak dan tidak bergerak di Jl. Kawasan Komersial Cilandak, Jakarta Selatan, untuk dinyatakan dalam keadaan sita jaminan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of