Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
186

Tanpa Alasan, Pekerja Minta Pengadilan Batalkan SK Demosi

Jakarta, BuruhOnline.com – Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, diminta untuk membatalkan Surat Keputusan PT. Supra Primatama Nusantara yang men-demosi Martianna Butarbutar sebagai Revenue Accounting Supervisor. Lantaran, demosi yang dilakukan Perusahaan tidak memiliki alasan yang jelas. Padahal, Martianna sudah dua kali dipromosikan di Perusahaan tersebut.

“Awal mula Penggugat bekerja dari tahun 2007. Tahun 2015 Penggugat mendapatkan promosi, jadi dari staff, Penggugat mendapatkan promosi menjadi supervisor finance accounting, sampai 2019 Penggugat di-demosi tanpa alasan yang jelas,” kata Musa Harianto Butar-butar selaku kuasa hukum dari Martianna Butar-butar, Rabu (23/10/2019).

Dalam surat gugatannya, Martianna juga meminta hubungan kerja dinyatakan putus, dengan disertai pembayaran uang pesangon. Atas hal tersebut, agar Perusahaan bersedia memberikan uang kompensasi, Martianna melalui PHI Jakarta Pusat untuk menyatakan dua bangunan rumah di Bukit Golf Riverside dan empat mobil milik PT. Supra Primatama Nusantara, diletakkan sita jaminan.

Musa mengaku, pihaknya telah menyerahkan 32 bukti surat pada persidangan sebelumnya. Diantaranya perjanjian kerja, surat keputusan promosi dan demosi. Menurutnya, dari bukti-bukti yang telah disampaikan Perusahaan, lebih banyak menguatkan dalil gugatan Pekerja. “Dari bukti Tergugat malah hampir semua itu menguatkan Penggugat,” terang Musa.

Berdasarkan catatan BuruhOnline, perkara serupa dengan Martianna yang masih diperiksa PHI Jakarta Pusat, yakni kasus Catharine Burhan melawan PT. ECS Indo Jaya. Hotma P Sibuea selaku ahli yang hadirkan Catharine, Kamis (17/10/2019) lalu, mengatakan, Perusahaan dapat menurunkan jabatan Pekerja (demosi), apabila syarat adanya kesalahan yang dilakukan Pekerja telah dipenuhi. Ia menegaskan, jika syarat tersebut tidak dipenuhi maka demosi (penurunan jabatan) yang dilakukan oleh Perusahaan, menjadi tidak benar.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of