Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
222

Tidak Diperbolehkan Bekerja Seusai Melahirkan, Perusahaan Digugat

Jakarta, BuruhOnline.com – PT. Alpine Cool Utama digugat ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, karena dianggap tidak lagi memperbolehkan Mawar Agelina masuk bekerja seusai melahirkan. Dalam tuntutannya, Mawar menuntut pembayaran ganti rugi sebagai sisa kontrak kerjanya sebesar lima bulan upah.

Demikian dikatakan kuasa hukum Mawar Angelina, Misael Pandjaitan usai menghadiri persidangan, Kamis (24/10/2019). Sebelum akhirnya diajukan gugatan, Perusahaan telah pernah dianjurkan oleh Dinas Tenaga Kerja, agar membayar sisa kontrak Mawar. Menurut Misael, tuntutan ganti rugi tersebut telah sesuai dengan Pasal 62 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

“Anjuran dari Disnaker jelas sesuai dengan apa yang kita minta. Yaitu untuk memberikan atau ganti rugi,” ujar Misael. Mawar diperjanjikan waktu tertentu (kontrak) selama 1 (satu) tahun. Namun di dalam masa kontrak tersebut, Mawar hamil dan melahirkan. Akan tetapi, lanjut Misael, Perusahaan tidak memberikan ijin kepada Mawar.

“Dia minta cuti dan waktu dia mau masuk lagi kembali untuk bekerja. Perusahaan sudah menganggap dia tidak bekerja lagi,” terangnya. Atas hal itulah, Mawar menganggap dirinya masih memiliki hak atas sisa upah kontrak yang belum dibayarkan oleh Perusahaan. “Dia mulai dengan pertemuan bipartit, tripartit, sampai saat ini kita majukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial,” jelas Misael. “Intinya yang kita minta adalah sisa dari upah yang harusnya ia terima,” tuturnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of