Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
319

30 Minggu Berjuang, Pengadilan Perintahkan PT. Ewindo Pekerjakan Kembali Buruhnya

Bandung, BuruhOnline.com – Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, menyatakan hubungan kerja antara Cucu Sufardi dan kawan-kawan (17 orang) dengan PT. Ewindo sebagai Pekerja tetap terhitung sejak masuk bekerja. Selain itu, Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Yuswardi juga menyatakan hubungan kerja tidak terputus, dan memerintahkan PT. Ewindo untuk mempekerjakan kembali Cucu dan kawan-kawan.

Sedangkan tuntutan yang tidak dikabulkan, terkait dengan upah selama tidak dipekerjakan. Alasannya menurut Hakim Yuswardi, karena terhadap tuntutan upah akibat peralihan hubungan kerja waktu tertentu (kontrak) menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (pekerja tetap), tidaklah mendapatkan upah proses sesuai dengan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018.

“Majelis Hakim menilai ini patut untuk dipekerjakan kembali. Dikarenakan ada beberapa hal yang Hakim pertimbangkan, bahwa PKWT-nya itu tidak sah,” terang Sarli Lumbantoruan didampingi Abdul Akbar selaku kuasa hukum Cucu dan kawan-kawan, Rabu (30/10/2019) usai menghadiri sidang yang beragendakan pembacaan putusan tersebut. “Harapannya sih Perusahaan menerima ya, menerima putusan ini dan para Pekerja ini dipekerjakan kembali ditempatnya semula,” tambah Akbar.

Dalam SEMA Nomor 3 Tahun 2018, dinyatakan, Dalam hal terjadi perubahan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), pekerja tidak berhak atas Upah Proses apabila terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Menanggapi putusan tersebut, Praktisi Hukum Ketenagakerjaan Muhammad Hafidz, berbeda pendapat dengan Majelis Hakim. Menurutnya, peniadaan upah proses yang dimaksud dalam SEMA adalah apabila terjadi PHK.

“Jika melihat amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan disitu, pemutusan hubungan kerja yang dilakukan Perusahaan, batal demi hukum. Batal demi hukum itu null and void, harus dianggap tidak pernah ada,” tegasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jum’at (1/11/2019). Sehingga, lanjutnya, Cucu dan kawan-kawan berhak atas upah selama tidak dipekerjakan sejak Maret 2017 hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, sebagai Perusahaan yang bergerak di bidang industri kabel, kegiatan yang dilakukan di PT. Ewindo merupakan kegiatan utama yang tidak dapat menerapkan perjanjian kerja kontrak. Sehingga, terhadap perjanjian kerja tersebut, Pengadilan haruslah menyatakan beralih demi hukum menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau pekerja tetap.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of