Sabtu, 7 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
229

Berkelit Dari Dalil Efisiensi, Perusahaan Persoalkan Attitude Pekerja

Jakarta, BuruhOnline.com – Renol Renaldi kembali tak habis pikir dengan alasan pemberhentian yang dikemukakan oleh PT. Media Digitalmandiri Indonesia, yang disampaikan dalam jawabannya pada persidangan 30 Oktober lalu. Ia yang awalnya diberhentikan karena alasan efisiensi sejak September 2018 lalu itu, kini dianggap telah melakukan pelanggaran disiplin.

Renol menilai, jawaban Perusahaan sangat subjektif dan cenderung tendensius. Selain permasalahan pekerjaan, Renol juga dianggap oleh PT. Media Digitalmandiri Indonesia memiliki komunikasi yang buruk dengan para rekan kerjanya. Ungkapan tersebut ditolak Renol. Ia menyebut Perusahaan hanya mencari-cari alasan, setelah mengetahui alasan efisiensi memiliki dampak pada besaran pembayaran uang pesangon.

“Alasan pemecatan itu, dulunya efisiensi. Tapi begitu gelar perkara, alasannya beda lagi gitu-kan. Dibilang saya, attituted tidak baik, hubungan sama rekan kerja yang nggak harmonis. Padahal kenyataannya saya dengan rekan-rekan kerja yang lain masih berhubungan baik,” tutur Renol, Rabu (20/11/2019) seusai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Selain itu, gugatan yang diajukan Renol sejak 18 September 2019 lalu itu, dinilai Perusahaan tidak beralasan. “Mereka bilang, bahwa saya tidak pantas meneruskan perkara ini ke jalur hukum,” tambahnya. Dalam sidang dengan agenda bukti yang dipimpin oleh Hakim M. Djoenanidie itu, Renol mengaku telah menyerahkan 11 bukti surat, diantaranya artikel dan karya foto yang pernah ia buat, dan transkip percakapan antara dirinya dengan pemilik Perusahaan.

Sepeteri telah diberitakan sebelumnya, Renol tidak dapat mempercayai alasan PT. Media Digitalmandiri Indonesia, yang memberhentikan dirinya karena sedang melakukan efisiensi. Sebab, setelah dirinya diberhentikan sejak September 2018, justru Perusahaan menerima karyawan baru dan melakukan penambahan asset.

Hal tersebut, justru makin meneguhkan dirinya yang ditempatkan sebagai Senior Reporter untuk mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja. Dan menuntut Perusahaan untuk menyatakan putus hubungan kerja terhitung sejak adanya putusan pengadilan, serta membayar uang kompensasi pesangon.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of