Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
219

Dikabul Sebagian, Hartono Raya Motor Dihukum Pengadilan Bayar Pesangon

Jakarta, BuruhOnline.com – Hakim M. Djoenanidie selaku Ketua Majelis Hakim menghukum PT. Hartono Raya Motor untuk membayar kepada Mudarsah berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak sebesar 1 (satu) kali ketentuan undang-undang. Sedangkan terhadap tuntutan Mudarsah lainnya, yakni upah selama tidak dipekerjakan sejak 1 Februari 2019, ditolak.

Usai menghadiri persidangan, Mudarsah melalui kuasa hukumnya, Donal Silaen mengatakan, putusan yang telah dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, setidaknya lebih baik dari anjuran Dinas Tenaga Kerja yang hanya menyarankan Perusahaan membayar uang penggantian hak sebesar Rp19 juta.

“Akhirnya dari 19 juta yang dianjurkan Disnaker, pada hari ini Pak Mudarsah paling tidak diputuskan berhak pesangon 77 juta, hampir mendekati (tuntutan) 100 juta,” ujar Donal, Rabu (30/10/2019). Akan tetapi, sidang pembacaan putusan tersebut tetap digelar, walau pihak Perusahaan tidak hadir.

Donal mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan tindakan Perusahaan, jika hendak menggunakan haknya mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA). “Apabila-pun Tergugat mau melakukan kasasi, menurut kami itu tidak menjadi masalah. Karena dalam pengajuan kasasi mempunyai waktu,” terangnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Mudarsah yang telah bekerja selama 22 tahun itu, telah berupaya untuk menyelesaikan perselisihan pemutusan hubungan kerja tersebut melalui musyawarah dan Dinas Tenaga Kerja. Namun karena tidak tercapai perdamaian, akhirnya Disnaker menerbitkan anjuran, yang menyarankan agar Perusahaan memberikan Mudarsah sejumlah uang kompensasi pemutusan hubungan kerja.

Ia diberhentikan, karena dianggap melakukan pengrusakan mobil milik Perusahaan. Padahal, kerusakan mobil terjadi akibat kecelakaan yang dialami Mudarssah saat mengantarkan mobil dari Pabrik ke Showroom. “Pada saat itu sedang mengantar mobil dari Pabrik ke Showroom, akan tetapi ada musibah kecelakaan tunggal. Karena itu terjadilah kerusakan mobil,” jelas Donal.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of