Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
227

Merasa Disekap, Keluarga Calon Pekerja Migran Lapor Polisi

Depok, BuruhOnline.com – Sudah hampir 2 (dua) bulan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kabupaten Cirebon, mengaku disekap pada sebuah penampungan yang terletak di JL. Raya Gas Alam, No, 62, Cimanggis Kota Depok, oleh perusahaan pengiriman jasa tenaga kerja untuk di berangkatkan ke luar negeri dengan tujuan Brunei Darussalam.

Menurut salah satu lembaga swadaya masyarakat yang mendampingi, salah satu CPMI berasal dari Kabupaten Cirebon yakni bernama Suneti. Pihaknya dalam rangka menjemput Suneti, atas adanya laporan dari warga yang merupakan pihak keluarganya.

“Kepada keluarganya, calon PMI ini mengatakan bahwa dia merasa di sekap selama di tempat penampungan. Dia sakit dan meminta pulang untuk diobati dirumah, akan tetapi tidak ditanggai malah diminta uang ganti rugi oleh broker lima juta rupiah,” ujar salah seorang pengurus LSM tersebut, Senin (4/11/2019).

Padahal, ditambahkannya, pihaknya sudah mengupayakan pemulangan secara kekeluargaan. Akan tetapi pihak Perusahaan yang menampung Suneti sejak September 2019 di daerah Depok, Jawa Barat itu, tetap tidak memperbolehkan Suneti di bawa pulang ke Cirebon. Lantaran Suneti harus melunasi uang administrasi yang telah dikeluarkan selama menampung Suneti.

Atas tindakan tersebut, pihak keluarga Suneti pada Kamis (7/11/2019) melaporkan salah satu pengurus Perusahaan ke Polda Metro Jaya, dengan dugaan tindak pidana perdagangan orang sebagaimana dimaksud Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007. Laporan tersebut diterima oleh Kompol Deti Juliawati, dengan Nomor: TBL/7195/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimum.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of