Sabtu, 7 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
256

Sudah Ada Nota Pengawas, PT. Galvindo Ampuh Tetap Putuskan Kontrak Kerja

Bandung, BuruhOnline.com – Meski Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan telah menerbitkan Nota, yang menyatakan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) di PT. Galvindo Ampuh tidak memenuhi persyaratan yang diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan, namun Perusahaan tetap memutuskan hubungan kerja dengan alasan masa kontrak telah berakhir terhadap 12 orang Pekerjanya.

“Sampai terakhir kemarin sebenarnya masih bekerja, cuman dalam proses persidangan di PHI ini, pihak pengusaha itu memutuskan hubungan kerja Pekerjanya, dengan alasan habis kontrak,” kata Suprizal selaku kuasa hukum Ade dan kawan-kawan, Rabu (27/11/2019). Padahal dengan terbitnya Nota, maka hubungan kerja Pekerja demi hukum beralih menjadi hubungan kerja Pekerja tetap.

Terhadap peralihan hubungan kerja tersebut, Ade Rahmat Hakim dan kawan-kawan (24 orang) mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, untuk meminta agar Perusahaan diperintahkan menerbitkan surat pengangkatan sebagai pekerja tetap.

“Kalau kontrak memang sudah habis. Tapi-kan kalo mengacu ke Nota Pengawasan yang dari Balai Pengawas, sebenarnya-kan status mereka diangkat menjadi karyawan tetap, bukan diputus kontraknya,” ujar Suprizal.

Usai persidangan, ia juga mengatakan, Dinas Tenaga Kerja dalam anjurannya telah menyarankan agar Perusahaan menjalankan Nota Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan. “Isi anjuran dari Disnaker menguatkan dari Nota Balai Pengawas. Artinya ke-24 orang tersebut harus diangkat menjadi karyawan tetap,” tandas Supri.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Pranoto itu, seharusnya beragendakan penyerahan bukti surat dari pihak PT. Galvindo Ampuh. Namun karena bukti yang hendak diajukan, tidak disertai dengan bukti aslinya, maka persidangan ditunda hingga pekan depan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of