Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.724

Tutup ‘Akal-Akalan’, Tiga Buruh Gugat Pabrik Sulindamills

Bandung, BuruhOnline.com – PT. Sulindafin Permai Spinning Mills, yang umum dikenal dengan Sulindamills, digugat tiga orang buruhnya ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Solihin, Usep Dadie Arisandi dan Rahmadsyah, tak terima diputuskan hubungan kerjanya dengan pemberian uang pesangon yang hanya diberikan sebesar 70% dari satu kali ketentuan undang-undang.

Terlebih, kompensasi 70% tersebut dibayarkan secara mengangsur sebanyak empat kali. Pasalnya, Perusahaan yang mengaku tutup sejak awal Juni 2019 tersebut, akhirnya kembali berproduksi setelah sebagian besar Pekerjanya menerima uang kompensasi yang telah disepakati dengan kedua serikat pekerja yang ada di Sulindamills.

“Perusahaan awalnya memberitahukan kepada Pekerjanya, bahwa Perusahaan itu akan tutup pada tanggal 17 Mei 2019. Nyatanya, itu tidak beneran tutup. Tapi dibuka kembali, malah merekrut Pekerja baru,” ujar Eep Ependi selaku kuasa hukum Solihin dan kawan-kawan. Menurut Eep, jika Perusahaan bermaksud tutup secara permanen, maka seharusnya juga menempuh upaya likuidasi yang diatur Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007.

“Yang dimaksud Perusahaan tutup itu adalah, Perusahaan yang tutup secara permanen atau tutupnya tidak sementara. Berdasarkan Undang-Undang 40 Tahun 2007 tentang Persereoan Terbatas, itu bahwa ketika Perusahaan ingin melakukan tutup, itu harus menempuh upaya hukum, seperti likuidasi sampai benar-benar tutup permanen,” tambah Eep, Rabu (30/10/2019) usai menghadiri persidangan yang beragendakan pemeriksaan identitas para pihak itu.

Dalam surat gugatannya, Solihin dan kawan-kawan menuntut agar Pengadilan menetapkan besaran uang kompensasi pesangonnnya sebesar dua kali ketentuan undang-undang. Selain itu, PT. Sulindafin Permai Spinning Mills diminta untuk membayar upah selama tidak dipekerjakan sejak Juni 2019, dan disertai dengan penerbitan surat keterangan kerja (vacklaring).

Hakim Pranoto yang menjadi Ketua Majelis Hakim menunda persidangan hingga pekan depan, karena pada sidang pertama tersebut, PT. Sulindafin Permai Spinning Mills tidak hadir dan tidak juga mengutus wakilnya untuk hadir.

2
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
RitaBarkah Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Barkah
Guest
Barkah

Tetap semangat, Kang Solihin.

Salam,
Barkah

Rita
Guest
Rita

Mantap