Rabu, 29 Januari 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
563

Datangi Kedubes, Buruh Tuding Warganegara Belgia Pelanggar UU Ketenagakerjaan

Jakarta, BuruhOnline.com – Puluhan buruh PT. Sioen Indonesia mendatangi Kedutaan Besar (Kedubes) Belgia, Senin (30/12/2019) di Jakarta. Mereka menuding, dua warganegara Belgia yang merupakan pemilik perusahaan produsen jaket dibawah naungan Sioen Group itu, telah melanggar sejumlah undang-undang ketenagakerjaan. Diantaranya penyimpangan sistem kerja kontrak, bonus, fasilitas kesehatan dan ruang laktasi.

“Sampai sekarang, kami tidak disahkan dan tidak dikeluarkannya SK surat pengangkatan kerja,” demikian dikatakan Ita Rohanah selaku salah satu pengurus serikat pekerja. Menurut Ita, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin  memusyawarahkan sejumlah permasalahan ketenagakerjaan itu dengan manajemen PT. Sioen.

Namun hingga diterbitkannya Nota Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan pada Oktober 2019 dari Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Utara-pun, Perusahaan yang berlokasi di Marunda, Jakarta Utara itu tetap tidak memiliki iktikad baik untuk mengubah status hubungan kerja kontrak menjadi pekerja tetap.

Sebaliknya, Perusahaan pada 25 Nopember 2019, justru menawarkan uang kompensasi pemutusan hubungan kerja kepada sejumlah karyawan. Perusahaan kemudian memberi iming-iming penambahan pesangon hingga 1,5 kali ketentuan undang-undang. Karena tidak juga bersedia diberhentikan, akhirnya terhitung sejak 23 Desember 2019, Perusahaan meliburkan seluruh pekerja yang belum menerima uang kompensasi pesangon.

Para buruh juga mengeluhkan penyediaan air minum yang dianggap tidak hygienis, fasilitas toilet yang kerap tersumbat, hingga kurangnya penyediaan sirkulasi udara. Ita mengaku telah mengirimkan surat pemberitahuan melalui elektronik kepada pihak kedutaan. “Sementara ini kami sedang menunggu info dari dalam, karena sebelum kami datang kemaripun, kami sudah meng-email dari kedutaan Belgia sendiri,” tandasnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of