Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
1.041

Dianggap Bermuatan Lain, Mutasi Ketua Serikat ke Kalimantan Digugat

Jakarta, BuruhOnline.com – Surat Keputusan Mutasi bertanggal 3 Oktober 2018, yang dikeluarkan oleh PT. Jatim Petroleum Transport, digugat Muhammad Haerullandri ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Haerul melalui kuasa hukumnya, Zaenal Abidin mengatakan, adanya motif lain dalam keputusan mutasi tersebut.

Sebagai seorang ketua serikat pekerja, pemindahan tugas Haerul dari Customer Service di Jakarta ke Kalimantan, merupakan tindakan yang patut diduga mempengaruhi kegiatan keserikatpekerjaannya. Selain itu, tambah Zaenal, PT. Jatim Petroleum Transport tidak memiliki Peraturan Perusahaan sebagai dasar hukum untuk memutasikan Haerul yang telah mengabdi sejak tahun 2013.

“Mutasi tersebut tidak tercantum di dalam PP (Peraturan Perusahaan). Bahkan mereka-pun tidak memiliki Peraturan Perusahaan. Sehingga pekerja tersebut menolak untuk dimutasi ke Kalimantan,” tutur Zaenal, Senin (23/12/2019). Atas pertimbangan tersebut, Haerul meminta Majelis Hakim PHI Jakarta Pusat, untuk menyatakan surat keputusan mutasi, cacat hukum.

Terhadap tindakan menolak mutasi itu, Haerul akhirnya dikualifikasikan mengundurkan diri oleh Perusahaan. Karena tidak merasa melanggar disiplin, Haerul menolak anggapan PT. Jatim Petroleum Transport dan meminta dipekerjakan kembali sesuai dengan anjuran dari Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jakarta Utara.

“Isi anjuran yang dikeluarkan oleh Sudinnaker Jakarta Utara adalah bahwa pihak Perusahaan wajib mempekerjakan kembali,” tandas Zaenal usai menghadiri persidangan yang digelar dengan agenda pemeriksaan identitas para pihak. Namun karena pihak Perusahaan tidak hadir, akhirnya sidang ditunda hingga dua pekan yang akan datang, untuk memberi kesempatan kepada Perusahaan menyerahkan jawaban atas gugatan Haerul.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of