Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
974

Dianggap Salah Hitung Pesangon, Lotte Mart Digugat

Bandung, BuruhOnline.com – PT. Lotte Mart Indonesia Cabang Bandung, dianggap Rudi Darmawan yang merupakan Pekerja yang dipekerjakan dengan jabatan Section Head itu, keliru dalam menghitung besaran uang pesangon atas pengakhiran hubungan kerjanya yang terjadi pada bulan September 2018 lalu itu. Rudi hanya diberikan uang kompensasi sebesar Rp103 juta, atau setara dengan perhitungan satu kali ketentuan undang-undang.

“Penggugat di-PHK sepihak tanpa ada kesalahan, tanpa ada alasan apapun. Ternyata secara perhitungan uang pesangon itu ada yang kurang, kekurangannya kurang lebih 53 juta,” jelas Agus, Rabu (18/12/2019) usai menghadiri persidangan yang beragendakan pemeriksaan identitas para pihak di ruang sidang Wirjono Prodjodikoro, gedung Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung.

Padahal, Rudi yang telah bekerja selama 20 tahun itu, diakhiri hubungan kerjanya tanpa adanya pelanggaran disiplin. Sehingga menurut Agus Supriyadi selaku kuasa hukum Rudi, seharusnya PT. Lotte Mart Indonesia memberikan uang kompensasi sebesar dua kali ketentuan, atau setara dengan Rp157 juta. “Karena perhitungan uang pesangon itu dihitungnya dari satu kali PMTK (Peraturan Menteri Tenaga Kerja) tapi karena PHK-nya sepihak seharusnya diberikannya dua kali PMTK,” ujar Agus.

Terhadap permasalahan tersebut, menurut Agus, Dinas Tenaga Kerja telah mengeluarkan anjuran yang isinya menyarankan kedua belah pihak menyelesaikan permasalahan tersebut secara musyawarah. Selain itu, tambah Agus, Rudi juga disarankan untuk dapat dipekerjakan kembali seperti biasa. Sedangkan menurut Agus, pihaknya menuntut agar Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Suwanto, menetapkan kekurangan besaran uang pesangon yang wajib dibayar oleh Perusahaan kepada Rudi.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of