Jumat, 29 Mei 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
468

Diberhentikan Tanpa Alasan, Pekerja Diberikan Vacklaring Mengundurkan Diri

Jakarta, BuruhOnline.com – Tidak lagi diperkenankan bekerja oleh PT. Seacon Terminal sejak 4 Januari 2019, Syam Aris Syah melalui Agus Supriyadi selaku kuasa hukumnya mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Syam menuntut pemberian uang pesangon atas pemutusan hubungan kerjanya secara sepihak.

Ia menilai Perusahaan tak memiliki alasan yang cukup untuk memberhentikan Syam tanpa kewajiban apapun. Menurutnya, PT. Seacon Terminal belum pernah memberikan peringatan apapun kepada Syam. “Harusnya kalau memang dia (Syam) ada kesalahan atau dia melakukan hal-hal yang mungkin melakukan pelanggaran peraturan perusahaan, harusnya dia diberikan dulu surat peringatan pertama, peringatan kedua, peringatan ketiga, baru di PHK,” kata Agus, Senin (2/12/2019).

Justru sebaliknya, Perusahaan dalam memutuskan hubungan kerja Syam tanpa adanya kesalahan kerja yang dapat menjadi dasar hukum pemberhentiannya. “Tidak ada SP satu, tidak ada SP dua, tidak ada SP tiga. Jadi langsung di PHK. Dan lucunya lagi, dia di PHK itu dengan surat pengalaman kerjanya dibuat bahwa dia berhenti bekerja itu karena mengundurkan diri,” terang Agus usai menghadiri persidangan yang digelar di ruang sidang Kusuma Atmadja 3, gedung PHI Jakarta Pusat.

PT. Seacon Terminal saat dilakukan mediasi di Disnaker, mengatakan Syam berhenti karena mengundurkan diri. “Padahal si Penggugat ini tidak pernah membuat surat pernyataan atau surat mengundurkan diri yang ditujukan kepada pihak Perusahaan atau tergugat,” tandas Agus.

Sebelum mengajukan gugatan yang didaftarkan pada 26 September lalu, Syam telah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan pemutusan hubungan kerjanya secara sepihak itu, melalui Dinas Tenaga Kerja. Tetapi, lanjut Agus, Perusahaan tidak mengindahkan surat anjuran. “Disnaker memerintahkan supaya pihak Perusahaan membayar uang pisahnya, uang hak-haknya, ya uang pesangon, dan pengggantian hak lima belas persen,” ujarnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of