Minggu, 8 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
370

Disebut Tidak Logis, Dari Cibitung Dimutasi ke Sumatera Selatan

Bandung, BuruhOnline.com – Meskipun mutasi merupakan hak prerogatif Perusahaan, tetapi penerapannya bukanlah berarti sekehendak hati sehingga menghilangkan alasan-alasan logis yang dapat dipahami oleh akal sehat. Betapa tidak masuk akal, Didi Suhendar yang kesehariannya telah bekerja di PT. Roxy Prameswari, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat lalu dipindahkan ke Sumatera Selatan.

Tindakan tersebut menurut Azhari selaku salah satu Pengurus Serikat Pekerja, tidaklah dapat diterima Didi. Terhadap permasalahan itu, Azhari mengatakan telah adanya anjuran dari Dinas Tenaga Kerja. Dalam surat anjurannya, Disnaker meminta PT. Roxy Prameswari untuk membatalkan maksud mutasi, dan mempekerjakan kembali Didi Suhendar ditempat semula.

Namun ditambahkan Azhari, karena Perusahaan tak kunjung mau memanggil kembali Didi untuk bekerja di Cibitung, Bekasi, maka pihaknya pada 8 Nopember 2019 lalu, membawa permasalahan tersebut ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, dengan mengajukan gugatan.

“Isi anjuran surat Disnaker itu, untuk membatalkan surat mutasi tersebut,” kata Azhari, Rabu (27/11/2019) didampingi oleh Ahmad Muzzaki selaku kuasa hukum dari Didi Suhendar. “Dari cabang Cibitung ke daerah Palembang. Artinya mutasi ini tidak masuk akal. Dari Bekasi ke daerah luar kota, tidak logis,” ungkapnya.

Pernyataan Azhari diaminkan oleh Muzzaki. Ia menegaskan, bahwa tidak mungkin di daerah Sumatera tidak ada orang yang memiliki kemampuan yang sama dengan Didi sebagai pengemudi. “Kalau secara logika, kalau hanya seorang driver gak mungkin di lingkungan (Lampung) tidak ada driver gitu-kan? Mutasinya, mutasi yang nggak masuk akal,” tandas Muzzaki.

Sekedar informasi, Didi dalam surat gugatannya meminta kepada Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Suwanto, untuk membatalkan keputusan mutasi PT. Roxy Prameswari Nomor 032/RP-VIII/HRD/2018 tanggal 20 Agustus 2018. Dan menghukum Perusahaan untuk mempekerjakan kembali dirinya ditempat semula, dengan segala kewajiban pembayaran upah yang sudah tidak lagi dibayarkan sejak September 2018.

Hakim Suwanto menunda persidangan hingga pekan depan, untuk memberikan kesempatan kepada Perusahaan menyerahkan jawaban atas gugatan Didi yang diregister di Kepaniteraan PHI Bandung dengan Nomor 271/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Bdg.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of