Minggu, 8 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
183

Menderita Sakit Berkepanjangan, Perusahaan Anggap Mengundurkan Diri

Bandung, BuruhOnline.com – Merasa memiliki bukti keterangan dari rumah sakit, Hamdana melalui kuasa hukumnya, Pipit Budi Haryanto mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja terhadap PT. Amber Hasya ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Hamdana menolak jika pemberhentian terhadap dirinya dikualifikasi dengan anggapan telah mengundurkan diri.

Usai menghadiri persidangan yang digelar diruang sidang Kusumah Atmadja, gedung PHI Bandung, Haryanto mengatakan, pihaknya telah berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut ke Dinas Tenaga Kerja. Namun menurutnya, anjuran Disnaker yang menyarankan agar Perusahaan memberikan uang kompensasi pesangon karena pemberhentian dengan kualifikasi sakit berkepanjangan, ditolak Perusahaan.

“Isi anjurannya itu semua dibayarkan terkait masalah pesangonnya,” ujar Haryanto, Rabu (27/11/2019). Atas gugatan yang diajukan Hamdana, PT. Amber Hasya dalam jawaban gugatannya tetap bersikukuh pada anggapan kualifikasi mengundurkan diri. Akan tetapi dikatakan Haryanto, pihaknya memang menderita sakit berkepanjangan. “Dengan bukti bahwa, kita ada rekam medis yang menyatakan itu harusnya medical unfit,” tegasnya.

Dalam persidangan yang keempat kalinya itu, Haryanto menyerahkan replik ke hadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Pranoto. Sidang ditunda hingga pekan depan, untuk memberikan kesempatan kepada PT. Amber Hasya menyampaikan tanggapannya atas replik yang diajukan oleh kuasa hukum Hamdana.

Sekedar informasi, Hamdana telah bekerja selama 15 (lima belas) tahun. Sehingga dengan lamanya masa kerja tersebut, ia meminta Majelis Hakim menetapkan besaran uang pesangon karena sakit berkepanjangan, upah selama tidak dipekerjakan, serta tunjangan hari raya tahun 2019 yang belum diberikan, yang seluruhnya berjumlah lebih dari Rp1 miliar.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of