Minggu, 8 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
460

Pengurus Serikat Pekerja Digugat Karena Dianggap Tidak Bekerja

Bandung, BuruhOnline.com – Rohwan dituduh tidak melaksanakan kewajiban bekerja oleh PT. Denso Manufacturing Indonesia, sehingga dirinya digugat ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Perusahaan meminta Pengadilan menyatakan putus hubungan kerjanya dengan Rohwan terhitung sejak 21 Desember 2018, yang disertai dengan penetapan besaran uang pesangon satu kali ketentuan perundang-undangan.

Terhadap gugatan tersebut, Rohwan melalui kuasa hukumnya, Rudol menyanggah alasan PT. Denso Manufacturing Indonesia. Menurut Rudol, berdasarkan Pasal 8 Perjanjian Kerja Bersama yang diberlakukan selama ini, telah mengatur pembebasan tugas bekerja kepada ketiga orang Pekerja yang menjadi pengurus serikat pekerja.

“Tetapi faktanya setelah kita kaji, bahwa hal tersebut gak bener. Sebagaimana yang sudah diatur dalam Pasal 8 PKB mereka, bahwa minimal tiga orang itu atas permohonan serikat pekerja maka mereka dibebastugaskan untuk menjalankan kegiatan serikat pekerja,” ujar Rudol, Rabu (27/11/2019) usai persidangan yang beragenda mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan Perusahaan selaku Penggugat.

Dikatakannya, Dinas Tenaga Kerja telah menganjurkan kepada Perusahaan, agar mempekerjakan kembali Rohwan ditempat semula. Namun anjuran tersebut ditolak PT. Denso Manufacturing Indonesia, dan akhirnya mengajukan gugatan pemutusan hubungan kerja ke PHI Bandung. Dalam surat gugatannya, Perusahaan meminta surat pemutusan hubungan kerja Nomor 186/HR-IR/XII/2018 yang telah diterbitkannya, sah dan mengikat.

Perusahaan juga berdalih, Rohwan telah diberikan surat peringatan pada 4 Oktober, 2 Nopember dan 9 Nopember 2019. Sehingga pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh PT. Denso Manufacturing Indonesia, dianggap beralasan dengan kualifikasi pelanggaran disiplin.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of