Rabu, 29 Januari 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
616

RUU Penciptaan Lapangan Kerja Bakal Merevisi 158 Pasal dari 32 Undang-Undang

Jakarta, BuruhOnline.com – Presiden Joko Widodo, Jum’at (27/12/2019) memastikan rancangan undang-undang tentang Penciptaan Lapangan Kerja akan diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Januari mendatang. Kehadiran RUU tersebut, diharapkan Pemerintah dapat menciptakan lapangan kerja melalui usaha-usaha perbaikan ekosistem investasi dan kemudahan, serta perlindungan usaha mikro dan kecil.

Akan ada 11 Bab dalam RUU Penciptaan Lapangan Kerja yang terdiri dari 553 pasal, yaitu Bab yang mengatur ketentuan umum, perizinan berusaha, persyaratan investasi, ketenagakerjaan, kemudahan berusaha, pengembangan dan perlindungan usaha mikro serta kecil, kawasan ekonomi, pengadaan lahan, dukungan inovasi dan riset, sanksi administratif, serta ketentuan penutup.

Dalam bab penyederhanaan perizinan berusaha terdiri atas 5 (lima) sektor usaha, yakni (1) Perikanan, Kelautan, Pertanian, dan Kehutanan sebanyak 91 pasal; (2) Energi Dan Sumber Daya Mineral sebanyak 23 pasal; (3) Perindustrian dan Perdagangan sebanyak 6 pasal; (4) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Perhubungan sebanyak 176 pasal; (5) Kesehatan, Obat dan Makanan sebanyak 19 pasal.

Terkait dengan Bab Ketenagakerjaan, Pemerintah baru mengusulkan 21 pasal. Yaitu berkaitan dengan pengaturan tenaga kerja asing, penyerahan pelaksanaan pekerjaan (outsourcing), pengupahan, alasan-alasan pemutusan hubungan kerja, dan besaran uang pesangon. Setidaknya akan ada 32 undang-undang yang terdampak atas RUU Penciptaan Lapangan Kerja, diantaranya UU Ketenagakerjaan, UU UKM, UU Perseroan Terbatas, UU Kawasan Ekonomi Khusus, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, UU Pemerintah Daerah, UU Administrasi Pemerintahan, dan UU Perindustrian.

Rencananya, Pemerintah juga akan mengatur fasilitas khusus bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan karena perusahaan pailit atau tutup, dalam bentuk perolehan upah lanjutan selama 6 (enam) bulan berturut-turut. Tetapi ketentuan tersebut hanya diperuntukkan bagi pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of