Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
530

Setelah Tiga Tahun Diberhentikan, Akhirnya Pekerja Ajukan Gugatan

Jakarta, BuruhOnline.com – Tak juga dipekerjakan kembali oleh PT. Injatama, akhirnya Zaid Bustanudin mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 2 Desember 2019 lalu. Dalam surat gugatannya, Zaid meminta Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Duta Baskara itu, untuk menyatakan putus hubungan kerjanya dengan Perusahaan terhitung sejak putusan dibacakan.

Atas pemutusan hubungan kerja tersebut, Zaid yang dipekerjakan sebagai sopir menuntut penetapan besaran uang pesangon dan kekurangan upah bulan Nopember 2014 hingga Oktober 2015. “Keinginan prinsipal simpel. Kekurangan upah dibayarkan dan selama proses ini harus dibayar,” tegas Mujiono selaku kuasa hukum Zaid, Senin (23/12/2019) usai menghadiri persidangan yang beragendakan pemeriksaan identitas para pihak itu.

Terhadap permasalahan tersebut, Mujiono mengaku pihaknya telah berupaya menyelesaikannya secara kekeluargaan di Dinas Tenaga Kerja, hingga akhirnya diterbitkan anjuran. “Sebenarnya anjuran dari Dinas Tenaga Kerja Jakarta Barat, udah ada anjuran untuk dipekerjakan kembali. Tapi tidak ditanggapi oleh pihak perusahaan,” tandasnya.

Zaid yang diberhentikan secara sepihak sejak Nopember 2015 itu, tak hanya mempersoalkan uang pesangonnya sebagai kompensasi pemutusan hubungan kerja. Tetapi juga memohon agar PT. Injatama dihukum untuk membayar upah selama tidak lagi mempekerjakan dirinya. “Ini udah agak lama, akhirnya saya masukkan di PHI,” ujar Mujiono.

Hakim Duta menunda persidangan hingga dua pekan yang akan datang, untuk memberi kesempatan kepada PT. Injatama menyerahkan jawaban atas gugatan Zaid yang diregisterasi di Kepaniteraan PHI Jakarta Pusat dalam perkara Nomor 388/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of